Thursday, 8 December 2016

Historiografi indonesia

Historiografi Indonesia
apa itu Historiografi ??
historiografi adalah penulisan sejarah yang berdasarkan penulisan yang membicarakan penulis itu sendiri, kapan tulisan itu d tulis, alasan dan tujuan peristiwa itu di tulis yang mendapat pengaruh dari zaman dan kebudayaan ketika peristiwa di tulis yang menghasilkan sebuah  tulisan.

bagaimana penulisan historiografi di Indonesia ??
penulisan sejarah atau  historiografi indonesia dimulai pasca kemerdekaan
sebelum kemerdekaan penulisan sejarah bersifat belanda sentris, dimana penulisan bersifat belanda, artinya peristiwa sejarah dibuat untuk menglegimitasi kolonial di indonesia.
maka dilakukanlah Dekolonialisasi sejarah.
Apa itu Dekolonialisasi?
Dekolonialisasi sejarah artinya sebuah konsep tentang cara mengubah cara pandang terhadap penulisan sejarah indonesia yang bersifat belanda sentris ke indonesia sentris yang mengangkat orang-orang pribumi tentang negara jajahan .
Dalam pembentukan indonesia sentri,penulisan sejarah indonesia , di mulai setelah dilaksanakannya seminar sejarah nasional indonesia pertama di Yogjakarta pada 1957.
seminar pertama ini menjadi tonggak penting bagi historiografi karena seminar pertama yang diselenggarakan 1957 ini muncul sejarawan-sejarawan akademik. dan dalam seminar ini juga untuk pertamakalinya muncul sejarawan asli indonesia yakni Sartono Kartodjirjo.

 Adapun Seminar pertama ini menghasilkan beberapa poin penting dalam historiografi indonesia
1. Landasan penulisan atau Filsafat
landasan penulisan atau filsafat artinya sebelum ada kan nya seminar nasional indonesia, historiografi indonesia bersifat Kolonialissentris / belanda sentris, maka untuk mengubah belanda sentris yang tidak relavan di ubahlah landasan penulisan sejarah indonesia atau filsafat sejarah ke indonesia sentris.
2. periodesasi 
Periodesasi artinya pembagian waktu dalam penulisan sejarah indonesia yang di mulai dari masa hindu-budha kemudian masa islam, masa kolonial, masa pergerakan masa jepang sampai masa indonesia Kontemporer.
3. pendidikan ahli Sejarah
 Dlam seminar pertama ini juga di hasilkan pendidikan ahli sejarah, , karena dalam penulisan sejarah butuh tantangan dan problematika setiap masanya, maka di butuhkan para sejarawan-sejarawan yang ahli dalam penulisannya.

Setelah seminar tersebut, pada tahun 1970 diadakan lagi seminar nasional sejarah indonesia yang kedua, rentang waktu yang sangat jauh antara seminar pertama tahun 1957 dengan seminar kedua pada tahun 1970, ini dikarenakan beberapa faktor yakni

  • Pada tahun ini baru muncul ahli-ahli sejarah
  • karena pada masa sebelum 1970 an, kepemimpinan yang demokratis, penulisan sejarah lebih mementingkan kepentingan presiden atau pemerintahan yang berkuasa.
Dalam seminar yang kedua ini juga, sama seperti seminar pertama yang menghasilkan beberapa poin penting bagi historiografi indonesia yakni
  1. munculnya ahli sejarah yang menulis tentang berbagai penulisan yang tidak hanya terfokus pada penulisan yang bertema politik, atau orang-orang besar saja, tetapi dari berbagai disiplin ilmu
  2. pendekatan ilmu Sosial dalam penulisan sejarah mulai digunakan
kemudian pada tahun 1981 diadakan kembali seminar nasional ke tiga 
yang jika seminar sebelumnya memunculkan bagaimana penulisan kedepan, kemudian periodelisasinya, dan adahnya para ahli sejarah akademik.maka pada seminar yang ketiga ini tidak lagi mengenai teknis nya, lebih ke peluasan dalam penulisan sejarah  salah satunya munculnya penulisan sejarah lokal.

seminar iv 1985, memunculkan beberapa poin yakni

1. Telah banyak muncul ahli sejarah dari perguruan tinggi
Pada masa ini perguruan tinggi mempunyai hak otonom dalam penulisan sejarah, akan tetapi pada masa atau masa orde baru ini , penulisan yang bersifat politik dibatasi atau di atur untuk lebih mementingkan kepentingan pemerintahan dan untuk penulisan yang diluar politik diberi kebebasan.
2. muncul Komunitas Sejarawan Akademik
3. penulisan tidak lagi tergantung dari bantuan pemerintah

Menurut Kuntowijoyo dalam jurnalnya, menyebutkan penulisan Historiografi Indonesia merupakan gabungan dari tiga elemen yakni
  1. Sejarah Sebagai Sistem
sejarah sebagai sistem artinya suatu keberlanjutan yang tidak berdiri sendiri, dalam penulisan melainkan dibantu dengan ilmu lainnya.
2. Sejarah Sebagai perubahan 
sejarah sebagai perubahan artinya suatu keberlanjutan atau penulisan sejarah dari keberlanjutan peristiwa sebelumnya 
 3. kritik Sosial 
Kritik Sosial,artinya Rekontruksi masa lalu , yang pasti memiliki perbedaan - perbedaan , yang harus digunakan kritik sosial untuk membuka pemikiran dalam memahami masa lalu.

No comments:

Post a Comment

GLOBALIZATION, INTERNATIONAL EDUCATION, AND COMPARATIVE EDUCATION

A.     PENDAHULUAN Pergeseran pola kehidupan Masyarakat global akibat adanya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi membuat Masyara...