Saturday, 3 December 2016

212

2 Desember 2016
Hari ini,
Hari bersejarah bagi umat islam di Indonesia, hari bersejarah bagi bangsa Indonesia yang bhineka tunggal Ika, hari bersejarah bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia ( NKRI). Hari ini, pandangan jutaan rakyat bangsa Indonesia tertujuh ke jantung Negara Republik Indonesia yakni Monumen Nasional (MONAs),  Aksi damai umat islam, sebagai hujud dari tututan penegakan hokum yang berlandaskan Pancasila, dengan UUD 1945 nya, Negara yang dibangun dengan berbagai suku, berbagai etnis, berbagai agama,
Hokum indonesia yang tidak pandang “Bulu” ternyata masih jauh dari kata adil, dimana jutaan rakyat Indonesia , sadar bahwa sosok si dia,yang mempunyai status, telah melanggar hokum republic Indonesia, namun tak dilakukan penindakan hukuman,
Negeri apa ini, ketika jelas-jelasan melanggar hokum yang telah di sah kan, hokum yang sudah jelas hukumannya namun tak dilaksanakan, apakah ini bentuk dari hukkum di negeri ini, “ Hukum tumpul ke atas, tajam ke bawah” .
Hari ini, jutaan umat islam menuntut keadilan hokum di Indonesia di tegakan, “penistaan agama’ adalah kasus yang harus di tuntut dengan tegas, sesuai aturan undang-undang yang berlaku, dari penjuru negeri berbendong-bendong datang, menyuarakan tuntutan keadilan hokum di negeri yang berhukum ini, hari ini, tidak akan dilupakan begitu saja oleh bangsa ini, hari ini hari bersejarah bagi bangsa ini, para alim ulama, para kyai, para muslimin,berkumpul menyuarakan keadilan hokum di Indonesia, bahkan para pembuat aturan, penegak hokum di NKRI ini pun ikut menyuarakan keadilan,
 apakah masih kurang bukti?/?, kita tertawa bila melihat hukum di negeri ini, dengan apa yang terjadi, hukum di Negara berhukum, tak seharusnya melanggar aturan yang telah dibuat, ,, rakyat tidak bodoh, rakyat tidak diam, rakyat tidak akan melupakan pelanggaran yang dibuat, sekalipun pelanggaran tersebut dilakukan oleh orang-orang hebat seperti mereka.
Hari ini, menjadi bukti nyata, bahwa Republik Indonesia, merupakan Negara kesatuan, Negara yang berlandaskan hukum Pancasila, “ketuhanan yang maha esa, kemanusiaan yang adil dan beradab, persatuan Indonesia, dan kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat, kebijaksanaan dalam permusyawaratan, perwakilan, serta keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia”



No comments:

Post a Comment

GLOBALIZATION, INTERNATIONAL EDUCATION, AND COMPARATIVE EDUCATION

A.     PENDAHULUAN Pergeseran pola kehidupan Masyarakat global akibat adanya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi membuat Masyara...