Friday, 9 December 2016

tinjauan Ringkas terhadap detik-detik proklamasi

A.  Peristiwa penting sebelum terjadinya proklamasi kemerdekaan
1.      Kekalahan jepang
Pada tahun 1942 Indonesia  berada di bawah penjajahan jepang, setelah merebut wilayah Indonesia dari belanda hingga sampai tahun 1945. Namun pada setelah jepang menduduki Indonesia, jepang terlibat dalam perang dunia ke II. Meski pada awalnya jepang mempunyai kekuatan dalam hal persenjataan, dan mampu mengusai wilayah-wilayah jajahan inggris , Belanda, dan berhasil menghancurkan pelabuhan Pearl Harbour milik Amerika.[1]  Dalam perkembangannya, setelah jepang berhasil mengusai wilayah yang menjadi jajahan inggris, belanda, dan menyerang Amerika, mengalami kesulitan.
Jepang mengalami kesulitan, terutama setelah Amerika menarik menarik pasukannya di eropa, pada bulan mei 1942, serangan jepang terhadap Australia dapat dihentikan,karena  tentara jepang mengalami kekalahan dalam pertempuran laut koral(karang), dan serang  jepang di hawai juga dapat dikalahkan oleh tentara Amerika dalam pertempuran di Midway pada bulan juni 1942.[2] Setelah itu jepang terus mengalami kekalahan perang terlebih setelah perang Asia timur raya,  dan yang paling utama ialah setelah Amerika Serikat menjatuhkan Bom Atom di kota Hiroshima pada tanggal 6 agustus 1945 dan di Nagasaki pada tanggal 9 agustus 1945.[3] Akibat dari peristiwa ini maka jepang yang pada waktu itu di pimpin oleh kaisar Hirohito menyerah pada sekutu pada tanggal 15 Agustus 1945. Dengan kekalahan jepang dari sekutu maka hal ini di manfaatkan oleh bangsa Indonesia ntuk mengproklamasikan kemerdekaan.

2.      Persiapan Kemerdekaan Indonesia
Setelah jepang terus mengalami kekalahan maka jepang mulai menarik simpati masyarakat Indonesia, dengan cara memberikan janji kemerdekaan bagi bangsa Indonesia dengan syarat bangsa Indonesia membantu jepang menghadapi sekutu, untuk mengawalinya jepang membentuk BPUPKI. Kemudian BPUPKI mengalami perubahan menjadi PPKI, dengan anggotanya terdiri dari Ir.soekarno sebagai ketua, Mohammad hatta sebagai wakil, pengumuman pengurus PPKI ini pada tanggal 7 Agustus 1945 yang menjadi sidang pertama PPKI.[4]
Pada tanggal 15 agustus 1945, setelah jepang menyerah pada sekutu maka pemerintah jepang tidak dapat lagi meneruskan janjinya atau meneruskan mengenai kemerdekaan Indonesia, menyerahnya jepang kepada sekutu ini sampai ke Indonesia salah satunya yakni sutan sjahrir yang merupakan golongan pemuda.[5]sjahrir merupakan tokoh yang mendesak, soekarno-hatta untuk memproklamasikan kemerdekaan secepatnya tanpa harus menunggu dari jepang. Namun permintaan sutan sjahrir tidak dapat di penuhi oleh soekarno dan mohammad hatta, karena kedua ingin memastikan kebenaran informasi tersebut. Karena adanya perbedaan antara golongan mudah dan tua ini maka munculah peristiwa Rengas Dengklok.
Peristiwa Rengasdengklok merupakan peristiwa penculikan yang dilakukan oleh golongan pemuda terhadap soekarno dan hatta pada tanggal 16 Agustus 1945 pukul 03 : 00 Wib, soekarno dan hatta di bawa ke rengasdengklok, karawang.[6] Peristiwa  rengasdengklok bertujuan untuk mendesak soekarno dan hatta  untuk segera memproklamasikan kemerdekaan Indonesia serta tidak terpengaruh oleh jepang serta menghindari kemerdekaan yang apabila kemerdekaan sbenarnya seolah-ola di dapat dari jepang, .
Setelah terjadinya peristiwa tersebut, maka disusun lah persiapan kemerdekaan Indonesia di Jakarta, dengan tawaran laksamana muda Maeda maka rumahnya[7] digunakan sebagai tempat rapat PPKI. Dan pada  waktu itu konsep kemerdekaan Indonesia pun disusun dengan tokoh-tokoh soekarno, hatta, Achmad Soebardjo penyusun teks proklamasi ,dengan disaksikan oleh soekarni, sudiro, dan sayuti melik. Setelah konsep selesai disepakati maka sayuti menyalin dan mengetik naskah proklamasi.dan pembacaan proklamasi dilakukan di kediaman soekarno jalan pegangsaan Timur no.2. yang sebelumnya akan di laksanakan di lapangan IKADA namun karena alas an keamanan dipindahkan.
 Pelaksanaan proklamasi pun dilaksanakan pada hari, jumat 17 agustus 1945 tepat pukul 10:00 WIB di pegangsaan Timur No.56, Jakarta yang dibacakan oleh ir. Soekarno, didampingi Drs. Moh.Hatta yang dilanjutkan pengibaran Merah putih oleh S.Suhud. dan Cudanco  latief Hendradiningrat yang di iringi lagu kemerdekaan Indonesia raya, peristiwa pembacaan teks proklamasi ini dihadiri sekitar 1000 orang, yang berlangsung hikmat.









[1] Peristiwa penghancuran pelabuhan pearl harbour ini merupakan titik awal terjadinya perang dunia kedua antara jepang dengan sekutu
[2] Adi, Sudirman. 2014. Sejarah lengkap Indonesia ; Dari era Klasik hingga Terkini.Yogjakarta : Diva press. Hlm.295.
[3] Ibid hlm,296.
[4] Ibid hlm.297
[5] Ibid hlm.298
[6] Op.cit
[7] Rumah Laksamana Muda Maeda sekarang menjadi Gedung Museum Perumusan teks Proklamasi.

No comments:

Post a Comment

GLOBALIZATION, INTERNATIONAL EDUCATION, AND COMPARATIVE EDUCATION

A.     PENDAHULUAN Pergeseran pola kehidupan Masyarakat global akibat adanya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi membuat Masyara...