Saturday, 3 December 2016

Infiltrasi dan eksvansi jepang ke Indonesia

Tugas Sejarah Pergerakan Indonesia.
Infiltrasi dan Ekspansi jepang Ke Indonesia

A.    Latar Belakang
Sebelum tahun 1854 jepang menerapkan politik isolasi terhadap dunia luar, namun setelah  pasukan Amerika  serikat datang dengan 7 buah  kapal perang  Commodore Perry di pelabuhan Shimoda tepatnya pada 30 maret  1854.[1] Maka jepang terbuka bagi bangsa asing, dengan banyaknya bangsa asing yang berada di pemberontakan-pemberontakan terhadap bangsa asing terus dilakukan, meski terus mengalami kegagalan karena minimnya persenjataan.
Namun setelah bangsa jepang, melakukan restoirasi Meiji maka jepang menjadi Negara yang kuat yang menjadi Negara yang maju baik dalam pemerintahan, Angkatan Perang, industry, serta pendidikan yang membuat jepang menjadi Negara Imperialis. Pada 1868  Meizi Tenno (Mutsuhito : 1867-1912) memindahkan ibu kota jepang dari Kyoto ke Tokyo, membentuk parlemen,pembangunan besar-besaran secara modern.[2]Dengan pembangunan yang modern ini menjadikan jepang sebagai Negara yang besar dan maju yang setara dengan Negara-negara barat, dalam kurun waktu 10 tahun, setelah restoirasi meiji jepang menjadi Negara sukses dalam industrinya, yang mendorong jepang menjadi Negara imperialisme, karena tututan dasar untuk memenuhi bahan mentah serta pemasaran hasil industrinya[3] jepang mempunyai keinginan untuk mempersatukan asia dalam kekuasaannya, untuk itulah jepang ke Indonesia. Selain itu juga jepang terlibat peran dunia II dengan melakukan serangan ke pearl harbor[4]

          B.     Infiltrasi dan Ekspansi jepang ke Indonesia

Pada tahun 1868 jepang mulai tumbuh dan berkembang menjadi Negara modern, setelah melakukan restorasi meiji, sebelumnya pada tahun 1867, pangeran Matsuhito di nobatkan sebagai kaisar jepang, yang membuat kebijakan  yang membuat pembaharuan jepang maju dengan cepat dari segala bidang, jepang menjadi Negara maju setara dengan Negara-negara barat serta menjadikannya Negara imperialis.
 Karena tuntutan mendasar untuk memenuhi kebutuhan bahan mentah dan pemasaran hasil industri, serta ingin menyatukan Asia di bawah kekuasaan jepang, ini lah membuat jepang sampai ke Indonesia.  selain itu juga, pecahnya perang dunia II pada 1941 Dalam Perang Dunia II beberapa negara Asia Tenggara  telah menjadi sasaran politik ekspansi Jepang khususnya hindia Belanda (Indonesia).[5]masuknya jepang ke Indonesia[6]dimulai pada Tanggal 11 Januari 1942, Jepang mendarat di Tarakan, Kalimantan Timur dan berhasil mendudukinya dengan menyerahnya komandan belanda d daerah tersebut, Palembang pada tanggal 14 Januari 1942, pendudukan Palembang lebih dulu dilakukan karena Palembang menjadi pemisah antara Batavia yang merupakan pusat dari pemerintahan belanda di hindia belanda dengan singapura yang merupakan pusat kedudukan Inggris, Manado pada tanggal 17 januari, Pontianak pada tanggal 22 februari dan bali pada tanggal 26 Februari 1942.[7]
Kemudian jepang berupayah merebut jawa, khususnya Batavia yang merupakan pusat dari kolonial belanda di Indonesia, pasukan jepang mendarat di  banten, indramayu, kragan, dalam serangan ke jawa, jepang menerapkan operasi gurita yang di bagi dua operasi pertama gurita barat dengan wilayah Kalimantan timur dengan tujuan pulau jawa, dan gurita timur dengan wilayah selat Makassar dengan tujuan jawa tengah dan jawa timur. Pada 5 maret 1942 jepang menyerang Batavia, 8 maret 1942 menyerang bandung, yang kemudian kolonial belanda menyerah di kalijati, maka jatuhlah Indonesia ke wilayah kekuasaan jepang.  
Setelah berhasil menduduki Indonesia, maka jepang mulai melakukan ekspansi ke Indonesia, yang sebelumnya jepang menerapkan propaganda untuk menarik simpatik rakyat Indonesia, sama sebelumnya pada masa belanda  datang, kedatangan orang jepang ke Indonesia, diterima dengan baik oleh rakyat Indonesia, salah satu yang menyebabkan adalah jepang menerapkan propaganda. Dimana dalam propaganda tersebut jepang menyebut bahwa kedatangan ke Indonesia bukan ingin menjajah melainkan untuk memerdekan Indonesia, gerakan 3A, (jepang cahaya asia, jepang pelindung asia, dan jepang pemimpin asia) serta jepang menyebut bahwa Negara jepang adalah saudara tua bangsa Indonesia yang kedatangannya untuk membebaskan Indonesia.[8]
Setelah berhasil mengusai wilayah Indonesia maka jepang melakukan ekspansi[9],menurut Undang-undang No.1 (7 maret  1942) pembesar Bala  tentara Nippon[10] memegang kekuasaan militer dan kekuasaan yang di pegang oleh gubernur jenderal pada masa belanda, sistem pemerintan seperti ini, wilayah Indonesia di pegang oleh dua dua angkatan militer yakni angkatan darat (Rikugan) dan  angkatan laut (kaigun). Berkuasanya jepang Indonesia membuat kebijakan-kebijakan yang mengatur sendi-sendi kehidupan bangsa Indonesia.
Kebijakan-kebijakan yang  di buat oleh jepang di Indonesia guna mengimperium  yakni
a.       Kebijakan dalam hal politik dan pemerintahan.
Jepang membagi wilayah Indonesia dengan tiga wilayah pemerintahan yakni,
·         Pemerintahan militer Angkatan darat ke-25
Dengan cangkupan wilayah kekuasaan meliputi Sumatra dengan pusat bukit tinggi.
·         Pemerintahan militer Angkatan darat ke-16
Dengan cangkupan wilayah kekuasaan meliputi jawa dan Madura dengan pusat pemerintahan di Jakarta.
·         Pemerintahan militer  Angkatan  laut ke II
Dengan cangkupan wilayah kekuasaan meliputi Sulawesi, Kalimantan, dan Maluku dengan pusat pemerintahan di Makassar.
          Pemerintahan  militer ini bersifat sementara karena sesuai Osamu Seirei nomor 1 pasal 1 yang dikeluarkan oleh panglima Tentara keenam belas pada tanggal 7 maret 1942 yang merupakan aturan-aturan ketata negeraan kedudukan jepang di Indonesia.[11]
b. Kebijakan dalam bidang ekonomi dan Sosial
          Dalam bidang ekonomi jepang membuat kebijakan yang digunakan untuk mengumpulkan bahan mentah industri perang, untuk menjalankan kebijakannya di laksanakanlah 
· pengusaan terhadap pabrik-pabrik gula milik belanda yang kemudiaan dikelolah oleh pihak swasta Jepang.
· Rakyat  dan pemerintahan daerah wajib memenuhi kebutuhan kepentingan perang jepang
· Membentuk organisasi rukun tetangga yang terdiri atas 10-20 kk untuk mengumpul setoran kepada jepang
· Memonopoli hasil perkebunan berdasarkan uu no.22 tahun 1942.
· Melaksanakan kinrohoshi (latihan kerja paksa,) , Romusha (kerja paksa, tanpa di bayar), dan tonarigumi (organisasi rukun tetangga)[12].

c.  Mendirikan organisasi dan perkumpulan
·         Gerakan Tiga A, yang didirikan pada April 1942.
Gerakan ini dibentuk untuk memproganda rakyat Indonesia dengan semboyan, Nippon Pemimpin Asia, Nippon Pelindung Asia, Nippon Cahaya Asia.
·         Pusat tenaga rakyat (PUTERA) yang didirikan pada 1 maret 1943[13]
Gerakan ini dibentuk untuk memusatkan seluruh kekuatan masyarakat dalam membantu jepang.
·         Jawa hokokai yang didirkan pada 1944
Gerakan ini dibentuk  untuk membantu jepang, karena semakin hebatnya perang di Asia dan pasifik, gerakan ini memiliki tiga dasar yakni,mengorbankan diri, mempertebal persaudaraan, dan melaksanakan tugas untuk jepang.
·         MIAI (Majelis Islam A’la Indonesia.) yang didirkan pada 1937.
Miai didirikan secara resmi pada tahun 1937 di bandung dengan pemimpin pertama yakni K.H. Mas Masyur dan Wondoamiseno.
d. Eksploitasi Sumber kekayaan
·         Mengambil semua perkebunan,perusahaan dan fasilitas lainnya peniggalan belanda
·         Rakyat di paksa bekerja di perkebunan yang memberi keuntungan bagi jepang.
·         Rakyat dipaksa memberikan hasil pertanian dan perternakan demi kepentingan logistic di medan perang


Daftar Pustaka
Fernando, Citra. 1961. Sedjarah Asia. Jogjakarta .
Sudirman, Adi. 2014.  Sejarah lengkap Indonesia ;dari era klasik hingga kini; Jogjakarta:
Diva Press.
Badrika, I Wayan. 2006. Sejarah.;untuk SMA kelas XI. Jakarta : Erlangga.
https://masdayatoke.wordpress.com/2010/08/04/pendudukan-jepang-di-indonesia/ (di akses pada 2 desember 2016 pukul 10: 43 Wib)
http://www.sejarawan.com/170-latar-belakang-masuknya-jepang-ke-indonesia.html (di akses pada 4 desember 2016 pukul 15 : 13 WIB)
http://www.kompasiana.com/trisno.com/pendudukan-jepang diindonesia_550ff8e3a
333116837ba7e63   (di akses pada 2 desember 2016 pukul 10:00 wib)





[1] Citra Fernando. 1961. Sedjarah Asia. Jogjakarta : 1961, hlm.7.
[2].ibid hlm.10
[3] Adi Sudirman, Sejarah lengkap Indonesia ;dari era klasik hingga kini; (Jogjakarta :Diva Press, 2014.) hlm.282
[4] Pearl Harbor adalah pangkalan Angkatan Laut Amerika Serikat di pulau Oahu, Hawaii, barat Honolulu, jepang melakukan penyerangan pada 7 desember 1941, yang menandakan perang dunia II.

[5] Fernando, Op.cit. hlm .19
[6] Indonesia (hindia belanda) termasuk dalam wilayah kolonial Belanda, sehingga dengan adanya ancaman dari jepang di asia tenggara khususnya Indonesia, membuat belanda menyatakan perang melawan belanda, dimana belanda termasuk dalam sekutu yang berada dikawasan asia tenggara yakni Abdacom ( Amerika, British, Dutch, australia, Command) di mana komandan tertinggi di pimpin oleh Marsekal sir Archibald Wavel dari inggris.
[7] Sudirman . Op.cit hml,276.
[8][8] Ibid. hlm281.
[9] Ekspansi  adalah perluasan wilayah suatu negara dengan menduduki (sebagian atau seluruhnya) wilayah negara lain; perluasan daerah: dalam Perang Dunia II beberapa negara Asia Tenggara telah menjadi sasaran politik jepang. (lihat KBBI)
[10] Bala tentara Nippon merupakan sebutan pemerintahan militer pada masa jepang.
[11] Ibid.hlm 285
[12] Ibid hlm,287.
[13] Pusat tenaga rakyat (Putera) merupakan gerakan yang dibentuk untuk menggantikan gerakan tiga A 

No comments:

Post a Comment

GLOBALIZATION, INTERNATIONAL EDUCATION, AND COMPARATIVE EDUCATION

A.     PENDAHULUAN Pergeseran pola kehidupan Masyarakat global akibat adanya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi membuat Masyara...