Tugas
Sejarah Pergerakan Indonesia.
Infiltrasi
dan Ekspansi jepang Ke Indonesia
A. Latar
Belakang
Sebelum
tahun 1854 jepang menerapkan politik isolasi terhadap dunia luar, namun
setelah pasukan Amerika serikat datang dengan 7 buah kapal perang
Commodore Perry di pelabuhan Shimoda tepatnya pada 30 maret 1854.[1]
Maka jepang terbuka bagi bangsa asing, dengan banyaknya bangsa asing yang
berada di pemberontakan-pemberontakan terhadap bangsa asing terus dilakukan,
meski terus mengalami kegagalan karena minimnya persenjataan.
Namun
setelah bangsa jepang, melakukan restoirasi Meiji maka jepang menjadi Negara
yang kuat yang menjadi Negara yang maju baik dalam pemerintahan, Angkatan
Perang, industry, serta pendidikan yang membuat jepang menjadi Negara
Imperialis. Pada 1868 Meizi Tenno
(Mutsuhito : 1867-1912) memindahkan ibu kota jepang dari Kyoto ke Tokyo,
membentuk parlemen,pembangunan besar-besaran secara modern.[2]Dengan
pembangunan yang modern ini menjadikan jepang sebagai Negara yang besar dan
maju yang setara dengan Negara-negara barat, dalam kurun waktu 10 tahun,
setelah restoirasi meiji jepang menjadi Negara sukses dalam industrinya, yang
mendorong jepang menjadi Negara imperialisme, karena tututan dasar untuk
memenuhi bahan mentah serta pemasaran hasil industrinya[3]
jepang mempunyai keinginan untuk mempersatukan asia dalam kekuasaannya, untuk
itulah jepang ke Indonesia. Selain itu juga jepang terlibat peran dunia II
dengan melakukan serangan ke pearl harbor[4]
B. Infiltrasi
dan Ekspansi jepang ke Indonesia
Pada
tahun 1868 jepang mulai tumbuh dan berkembang menjadi Negara modern, setelah
melakukan restorasi meiji, sebelumnya pada tahun 1867, pangeran Matsuhito di
nobatkan sebagai kaisar jepang, yang membuat kebijakan yang membuat pembaharuan jepang maju dengan
cepat dari segala bidang, jepang menjadi Negara maju setara dengan
Negara-negara barat serta menjadikannya Negara imperialis.
Karena tuntutan mendasar untuk memenuhi
kebutuhan bahan mentah dan pemasaran hasil industri, serta ingin menyatukan
Asia di bawah kekuasaan jepang, ini lah membuat jepang sampai ke Indonesia. selain itu juga, pecahnya perang dunia II pada
1941 Dalam Perang Dunia II beberapa negara Asia Tenggara telah menjadi sasaran politik ekspansi Jepang
khususnya hindia Belanda (Indonesia).[5]masuknya
jepang ke Indonesia[6]dimulai
pada Tanggal 11 Januari 1942, Jepang mendarat di Tarakan, Kalimantan Timur dan
berhasil mendudukinya dengan menyerahnya komandan belanda d daerah tersebut,
Palembang pada tanggal 14 Januari 1942, pendudukan Palembang lebih dulu
dilakukan karena Palembang menjadi pemisah antara Batavia yang merupakan pusat
dari pemerintahan belanda di hindia belanda dengan singapura yang merupakan
pusat kedudukan Inggris, Manado pada tanggal 17 januari, Pontianak pada tanggal
22 februari dan bali pada tanggal 26 Februari 1942.[7]
Kemudian
jepang berupayah merebut jawa, khususnya Batavia yang merupakan pusat dari
kolonial belanda di Indonesia, pasukan jepang mendarat di banten, indramayu, kragan, dalam serangan ke
jawa, jepang menerapkan operasi gurita yang di bagi dua operasi pertama gurita
barat dengan wilayah Kalimantan timur dengan tujuan pulau jawa, dan gurita
timur dengan wilayah selat Makassar dengan tujuan jawa tengah dan jawa timur. Pada
5 maret 1942 jepang menyerang Batavia, 8 maret 1942 menyerang bandung, yang
kemudian kolonial belanda menyerah di kalijati, maka jatuhlah Indonesia ke
wilayah kekuasaan jepang.
Setelah
berhasil menduduki Indonesia, maka jepang mulai melakukan ekspansi ke
Indonesia, yang sebelumnya jepang menerapkan propaganda untuk menarik simpatik
rakyat Indonesia, sama sebelumnya pada masa belanda datang, kedatangan orang jepang ke Indonesia,
diterima dengan baik oleh rakyat Indonesia, salah satu yang menyebabkan adalah
jepang menerapkan propaganda. Dimana dalam propaganda tersebut jepang menyebut
bahwa kedatangan ke Indonesia bukan ingin menjajah melainkan untuk memerdekan
Indonesia, gerakan 3A, (jepang cahaya asia, jepang pelindung asia, dan jepang
pemimpin asia) serta jepang menyebut bahwa Negara jepang adalah saudara tua
bangsa Indonesia yang kedatangannya untuk membebaskan Indonesia.[8]
Setelah
berhasil mengusai wilayah Indonesia maka jepang melakukan ekspansi[9],menurut
Undang-undang No.1 (7 maret 1942)
pembesar Bala tentara Nippon[10]
memegang kekuasaan militer dan kekuasaan yang di pegang oleh gubernur jenderal
pada masa belanda, sistem pemerintan seperti ini, wilayah Indonesia di pegang
oleh dua dua angkatan militer yakni angkatan darat (Rikugan) dan angkatan laut (kaigun). Berkuasanya jepang
Indonesia membuat kebijakan-kebijakan yang mengatur sendi-sendi kehidupan
bangsa Indonesia.
Kebijakan-kebijakan
yang di buat oleh jepang di Indonesia guna
mengimperium yakni
a. Kebijakan
dalam hal politik dan pemerintahan.
Jepang
membagi wilayah Indonesia dengan tiga wilayah pemerintahan yakni,
·
Pemerintahan militer Angkatan darat
ke-25
Dengan
cangkupan wilayah kekuasaan meliputi Sumatra dengan pusat bukit tinggi.
·
Pemerintahan militer Angkatan darat
ke-16
Dengan
cangkupan wilayah kekuasaan meliputi jawa dan Madura dengan pusat pemerintahan
di Jakarta.
·
Pemerintahan militer Angkatan laut ke II
Dengan cangkupan
wilayah kekuasaan meliputi Sulawesi, Kalimantan, dan Maluku dengan pusat
pemerintahan di Makassar.
Pemerintahan militer ini bersifat sementara karena sesuai
Osamu Seirei nomor 1 pasal 1 yang dikeluarkan oleh panglima Tentara keenam
belas pada tanggal 7 maret 1942 yang merupakan aturan-aturan ketata negeraan
kedudukan jepang di Indonesia.[11]
b. Kebijakan
dalam bidang ekonomi dan Sosial
Dalam bidang ekonomi jepang membuat
kebijakan yang digunakan untuk mengumpulkan bahan mentah industri perang, untuk
menjalankan kebijakannya di laksanakanlah
·
pengusaan terhadap pabrik-pabrik gula
milik belanda yang kemudiaan dikelolah oleh pihak swasta Jepang.
·
Rakyat dan pemerintahan daerah wajib memenuhi
kebutuhan kepentingan perang jepang
·
Membentuk organisasi rukun tetangga yang
terdiri atas 10-20 kk untuk mengumpul setoran kepada jepang
·
Memonopoli hasil perkebunan berdasarkan
uu no.22 tahun 1942.
·
Melaksanakan kinrohoshi (latihan kerja
paksa,) , Romusha (kerja paksa, tanpa di bayar), dan tonarigumi (organisasi
rukun tetangga)[12].
c. Mendirikan
organisasi dan perkumpulan
·
Gerakan Tiga A, yang didirikan pada
April 1942.
Gerakan
ini dibentuk untuk memproganda rakyat Indonesia dengan semboyan, Nippon
Pemimpin Asia, Nippon Pelindung Asia, Nippon Cahaya Asia.
·
Pusat tenaga rakyat (PUTERA) yang
didirikan pada 1 maret 1943[13]
Gerakan
ini dibentuk untuk memusatkan seluruh kekuatan masyarakat dalam membantu
jepang.
·
Jawa hokokai yang didirkan pada 1944
Gerakan
ini dibentuk untuk membantu jepang,
karena semakin hebatnya perang di Asia dan pasifik, gerakan ini memiliki tiga
dasar yakni,mengorbankan diri, mempertebal persaudaraan, dan melaksanakan tugas
untuk jepang.
·
MIAI (Majelis Islam A’la Indonesia.)
yang didirkan pada 1937.
Miai
didirikan secara resmi pada tahun 1937 di bandung dengan pemimpin pertama yakni
K.H. Mas Masyur dan Wondoamiseno.
d. Eksploitasi
Sumber kekayaan
·
Mengambil semua perkebunan,perusahaan
dan fasilitas lainnya peniggalan belanda
·
Rakyat di paksa bekerja di perkebunan yang
memberi keuntungan bagi jepang.
·
Rakyat dipaksa memberikan hasil
pertanian dan perternakan demi kepentingan logistic di medan perang
Daftar
Pustaka
Fernando, Citra. 1961. Sedjarah Asia. Jogjakarta .
Sudirman, Adi. 2014. Sejarah
lengkap Indonesia ;dari era klasik hingga kini; Jogjakarta:
Diva Press.
Badrika, I Wayan. 2006. Sejarah.;untuk SMA kelas XI. Jakarta :
Erlangga.
https://masdayatoke.wordpress.com/2010/08/04/pendudukan-jepang-di-indonesia/
(di akses pada 2 desember 2016 pukul 10: 43 Wib)
http://www.sejarawan.com/170-latar-belakang-masuknya-jepang-ke-indonesia.html
(di akses pada 4 desember 2016 pukul 15 : 13 WIB)
http://www.kompasiana.com/trisno.com/pendudukan-jepang
diindonesia_550ff8e3a
333116837ba7e63 (di akses pada 2 desember 2016 pukul 10:00
wib)
[1]
Citra Fernando. 1961. Sedjarah Asia.
Jogjakarta : 1961, hlm.7.
[2].ibid
hlm.10
[3]
Adi Sudirman, Sejarah lengkap Indonesia
;dari era klasik hingga kini; (Jogjakarta :Diva Press, 2014.) hlm.282
[4]
Pearl Harbor adalah pangkalan Angkatan Laut Amerika Serikat di pulau Oahu,
Hawaii, barat Honolulu, jepang melakukan penyerangan pada 7 desember 1941, yang
menandakan perang dunia II.
[5]
Fernando, Op.cit. hlm .19
[6]
Indonesia (hindia belanda) termasuk dalam wilayah kolonial Belanda, sehingga
dengan adanya ancaman dari jepang di asia tenggara khususnya Indonesia, membuat
belanda menyatakan perang melawan belanda, dimana belanda termasuk dalam sekutu
yang berada dikawasan asia tenggara yakni Abdacom ( Amerika, British, Dutch,
australia, Command) di mana komandan tertinggi di pimpin oleh Marsekal sir
Archibald Wavel dari inggris.
[7]
Sudirman . Op.cit hml,276.
[9] Ekspansi adalah perluasan wilayah suatu negara dengan
menduduki (sebagian atau seluruhnya) wilayah negara lain; perluasan daerah:
dalam Perang Dunia II beberapa negara Asia Tenggara telah menjadi sasaran
politik jepang. (lihat KBBI)
[10]
Bala tentara Nippon merupakan sebutan pemerintahan militer pada masa jepang.
[11] Ibid.hlm
285
[12] Ibid
hlm,287.
[13] Pusat
tenaga rakyat (Putera) merupakan gerakan yang dibentuk untuk menggantikan
gerakan tiga A
No comments:
Post a Comment