Wednesday, 18 May 2016

perdagangan di jambi

Sejarah perdagangan di Melayu Jambi
Perdagangan dimelayu Jambi mulai berkembang sejak awal kejayaan kesultanan jambi pada abad 16 sampai abad 17. Sekitar tahun 1550 sampai akhir abad 17, perdagangan di kesultanan jambi mengalami keemasan, kesultanan jambi menjalin perdagangan dengan berbagai daerah bahkan ke bangsa asing yakni bangsa portugis, inggris, dan hindia timur belanda terutama penjualan rempah-rempah bahkan pelabuhan jambi  menjadi terkaya kedua di Sumatra setelah Aceh terutama lada yang menjadi komuditas dagang tertinggi . Pada abad ke-18 M, lada telah menjadi komoditas ekspor penting Kesultanan Jambi.
Berdasarkan laporan VOC (Vereenige Oost Indische Compagnie), sultan Jambi mendapat keuntungan sebanyak 30-35% dari penjualan lada . Pada periode tersebut, daerah huluan Jambi juga dikenal sebagai penyalur merica. Khusus aktivitas pendulangan emas, umumnya dilakukan oleh orang Minangkabau. Daerah huluan penghasil emas utama adalah Koto Kandis, bukti aktivitas pendulangan emas di sana dapat dilihat dari benda-benda arkeologis yang ditemukan seperti pecahan keramik dan batuan berbentuk botol yang biasa dipakai untuk menyimpan cairan merkuri sebagai salah satu bahan baku pembuatan emas. Sejak abad ke-17, Kesultanan Jambi sudah melakukan perdagangan atas biji emas sampai ke Eropa. Semua hasil pertanian, perikanan, perkebunan, hasil hutan, kerajinan, dan emas menjadi komoditas ekspor Kesultanan Jambi yang dijual sampai ke Malaka dan Singapura dan Eropa melalui Pelabuhan Jambi. Komoditas ekspor tersebut ditukar oleh sultan-sultan Jambi dengan beras, garam, kain/tekstil, dan perkakas dari logam dan besi. Khusus untuk kain sutera dan mori, dibeli langsung dari pedagang Eropa/Belanda dan Cina untuk membuat tenun ikat, sulam benang emas, dan kain bermotif bunga atau batik. Oleh karena itu, perdagangan menjadi satu-satunya aktivitas penduduk yang tinggal di daerah ibukota kesultanan jambi . Kegiatan perdagangan ekspor-impor tersebut melibatkan sultan dan bangsawan, serta pedagang lokal (dari huluan), pedagang Nusantara lainnya, serta pedagang asing.
Ketika wilayah jambi di kuasai oleh Belanda maka perdagangan dan komuditas perdagangan di kendalikan oleh Belanda. sistem ekonomi subsistensi berganti menjadi sistem ekonomi komersial. Penduduk mulai mengenal dan menanam karet setelah pemerintah Hindia Belanda mewajibkan penanaman karet di beberapa afdeeling dan onderfdeeling di Keresidenan Jambi, seiring dengan meningkatnya kebutuhan masyarakat Eropa akan karet. Karet menjadi tanaman komersial penting satu-satunya di Keresidenan Jambi sampai periode kolonial akhir Selama dasawarsa 1920-an, Jambi menjadi produsen karet rakyat terbesar di Hindia Belanda, dilihat dari jumlah pohon karet yang ditanam.
Pemerintah Hindia Belanda juga menganjurkan penanaman tanaman perkebunan lainnya seperti kopi dan tembakau di Afdeeling Kerinci, Sarolangun, Tebo, dan Bangko yang hasilnya dijual sampai ke luar negeri, selain pertanian perdagangan di melayu jambi juga bergerak di bidang tambang seperti minyak dan emas. Pemerintah Hindia Belanda bahkan membangun permanen Pelabuhan Jambi tahun 1926 seiring dengan meningkatnya aktivitas perdagangan ekspor khususnya karet.
Pemerintah Hindia Belanda juga mulai mendirikan pasar di sekitar pelabuhan tahun 1930. Tidak hanya pasar, juga ada pertokoan yang dibangun. Bangunan pasar pada saat itu masih berupa los-los atau kedai-kedai dari papan dan kayu, sedangkan pertokoan dibangun berderet memanjang sesuai jalur-jalur yang ada Di pasar dijual bahan-bahan kebutuhan sehari-hari seperti bahan makanan, garam, sayuran, ikan, dan lain-lain. Sedangkan di pertokoan menjual barang-barang kelontong perabot rumah tangga, emas, kain, dan barang mewah lainnya yang didatangkan langsung dari Cina dan Singapura. Namun terdapat perbedaan dalam hal realitas kesibukan antara pasar dan pertokoan yaitu transaksi perdagangan di pasar hanya berlangsung mulai pagi sampai siang hari sedangkan aktivitas di pertokoan tidak dibatasi waktu dan dibuka setiap hari tergantung penjualnya saja.
 Pasca kemerdekaan perdagangan di jambi di jambi berpusat pada pasar tradisional yang dibangun Pemda Jambi  seperti Pasar Angso Duo, Pasar Lopak, Pasar Buah yang lokasinya dengan Pelabuhan Jambi. Selain itu juga ada pasar lain yang dibangun di kecamatan lain yang jauh dari Pelabuhan Jambi yaitu Pasar Talang Banjar di Kecamatan Jambi Timur, Pasar Inpres TAC di Kecamatan Telanaipura, dan Pasar Kebun Handil di Kecamatan Kota Baru, serta Pasar Olak Kemang di kawasan Jambi seberang di Kelurahan Olak Kemang. Bangunan pertokoan di kawan pasar lama sudah dibangun permanendan lebih teratur dari segi tata ruangnya. Beberapa penduduk bahkan mendirikan bangunan tempat tinggal bertingkat (ket : ruko) di sekitar pertokoan. Barang yang dijual semakin beragam seiring dengan kebutuhan penduduk yang terus meningkat, mulai dari barang sandang (dasar kain dan pakaian jadi), barang pecah belah, barang elektronik, perhiasan, dan lain-lain





Sumber :

http://webcache.googleusercontent.com/search?q=cache:H5QWRDsuieQJ:journal.unbari.ac.id/index.php/JIP/article/view/108+&cd=2&hl=id&ct=clnk&gl=id
http://melayuonline.com/ind/history/dig/447/kesultanan-jambi

Sunday, 15 May 2016

Cerpen pengagum Teman

Hanya sebatas Cerpen
"pengagum teman"
Putra merupakan mahasiswa baru. Ya walaupun tergolong ekonomi rendah tapi dengan semangat dan kerja keras dia dapat masuk di perguruan tinggi., pada saat awal perkuliahan putra tidak punya teman.
Satu bulan berjalan,namun putra masih belum mempunyai teman.
Ketika jam kuliah kosong, putra duduk sendirian, tiba-tiba datang seorang menghampirinya, sambil duduk di sampingnya .
Dia adalah Putri, sosok yang sangat dikaguminya.
Ya walaupun baru satu bulan namun putra sudah mengagumi putri.
"kenapa sendirian"tanya putri "gak apa-apa"jawab putra
"terus ngapa bengong, ada masalah ya, cerita aja siapa tahu saya bisa bantu" tanya putri lagi sambil tersenyum.
Mendengar perkataan dari sosok yang sangat dia kagumi, putra memberanikan diri, bercerita,
setelah putra menceritakan semuanya.
Putri menyimak dengan senyuman, dan memberitakan nasihat sekaligus semangat buat putra.
Setelah kejadian itu. Mulai tumbuh lah beni-beni kagum putra kepada putri. Putra semakin kagum kepada putri tak kala pada saat, perkuliahan bahasa inggris pada saat itu putra dan teman-temannya  di beri tugas untuk menceritakan teman yang ada di kelas dalam bahasa ingris, satu persatu maju, tiba giliran putri, putra berkata dalam hatinya "semoga yang di ceritakan putri adalah saya" <<<<<<<
"badannya tinggi, rambutnya hitam. Kulitnya sawo mateng.
Dia tidak tampan, dia tidak kaya. Tapi dia pintar, baik dan mempunyai semangat yang besar
Namanya putra" kata putri.
Mendengar perkataan tersebut, hati putra pun kacau(maklum secara putri merupakan orang yang dia kagumi).
Hari demi hari berlalu, putra yang semakin kagum dengan putri namun tak berani menunjukan rasa kagumnya
Setelah semester satu selesai, dan semester dua dimulai, putra masih menyimpan perasaan kagum pada putri.
Tapi semua berubah 180 derajat, ketika putri CLBK sama mantanya masa SMA.
Putri yang dulu ramah, aktf saat sedang kuliah (salah satu point yang membuat putra kepadanya) Kini berubah.
Putra yang menyadari perubahan sikap putri., mulai melihat putri sebagai teman biasa, tapi dalam hatinya masih menyimpan rasa kagum., Dan rasa kagum itu kembali muncul, ketika meraka mengikuti perkuliahan agama, karena dosennya sibuk maka putra di tunjuk untuk menggantikan dosennya, menilai tugas hapalan yang diberikan pada mereka.
Satu persatu  menghadap putra untuk hafalan, tiba giliran putri.
Melihat putri di hadapannya, dengan  yang begitu dekat, Putra tidak berani untuk, menatapnya, hanya sekali-kali dia melihat wajahnya.
Sambil berbisik putra berucap "Allahumma sholi ala sayyidina muhammad, wa 'ala alihi sayyidina Muhammad"  Melihat sosok yg sangat dikagumi, dengan memakai mukena sambil menghafal. Perasaan putra tidak karuan. Sangking tidak tahan dia menatap putri , putra menundukkan.kepalanya.
"heemz,heemz, saya lagi hapalan ngapa putra tidak melhat saya" tanya putri kebingungan.
Putra hanya tersenyum kecil Sambil berkata dalam hatinya "saya menundukkan kepala bukan berarti tidak menyimak, tapi saya tidak sanggup untuk memandang wajahmu."
Wajah  wanita yang sangat di kaguminya. Setelah selesai kuliah, semua pulang, tinggal lah putra, putri dan bebrapa teman. Kemudian putra pulang duluan.  Pas di depan gerbang kampus, karena kampus terletak di seberang jalan maka putra harus mengantri untuk menyeberang karena padatnya lalulintas kendaraan.. Saat putra mengantri, datang motor di sebelahnya. Ternyata putri, untuk menutupi kegugupannya, putra memberanikan diri menyapa putri.
"hati'-hati, jangan ngebut" kata putra kepada putri.
Putri membalasnya dengan senyuman..Kemudian keduanya pulang, di tengah perjalanan putra terus terpikiran sama putri dan tidak terpercaya apa yang telah di  alaminya hari ini..
Seminggu setelah kejadian itu, putra dan putri terpilh untuk mewakili klasnya dalam lomba ynag di adakan universitas mereka. Maklum putra dan putri termasuk mahasiswa yang lebih dari yang lainnya. Mereka ternyata berpasangan dalam perlombaan tersebut, singkat cerita tampil lah keduanya mereka tampil pertama untuk mempersentasi kan karya mereka.
Seminggu setelah perlombaan ,saat pengumuman .
Daaaaan jreng-jreng.
Ternyata dan ternyata.
Mereka tidak meraih juara, walaupun tidak meraih juara tapi mereka tetap bangga. Semua kegiatan dan perkuliahan dilalui putra dengan semangat hari-hari putra mulai berwarna, dan tak terasa perkuliahan Sudah berjalan hampir satu tahun, itu berarti sudah satu tahun pula putra mengagumi putri.
Walau sudah satu tahun tapi putra tetap menutupi perasaan kagumnya  pada putri.
Ketika akhir-akhir perkuliahan smster, mereka di sibuk kn dengan tugas Matakuliah, baik itu indvidu maupun scra klmpok.
Saat tugas klompok trnyata putra satu klmpok dengan putri.
Putra pun menjadi bersemangat.
Si putra yg sudah lama mengagumi putri ,namun tidak sekali pun ia bercerita kepada teman-teman terdekatny
Di hari terakhir perkuliahan kelas putra mengadakan buka puasa bersama,
Saat buka puasa bersama tidak ada yg berubah, masing-masing menikmati kebersamaan.
sehabis buka bersama, ada teman putra yg brcerita kepadanya ,bhwa dia menyukai putri
si putra yg jga suka kepada putri hanya trsenyum.
setelah putra tahu bhwa ada temannya jg yg suka sm putri,mulai mencoba melupakn putri.
Dan sebisa mungkin membantu temannya untk mendpatkn putri.
Karena bagi putra lebih baik melupakn orang yg di kagumi dari pada harus kehilangan seorang teman.
Dan kini rasa kagumi putra kepada putri mulai.hilang
serta melupakn semua nya.
Dan brharap tidak lagi mengagumi seorang dlam waktu dekat, demi kosentrasi dalam kuliahnya





"Pengagum teman (part IV)
sinar mentari menerangi kesunyian , pertanda subuh telah pergi,semua insan bersegera memulai segala aktivitasnya masing-masing.
Begitupun dengan putra , yang memulai aktivitas nya dngan semangat.
hari ini putra merasa senang karena semua beban dalam pikiran sudah hilang.
seperti biasa nya putra pagi-pagi persiapkan diri untuk pergi ke kampus
putra berangkat  ke kampus bersama temannya, temannya yang sudah menjadi seperti saudaranya sendiri, yang selalu setia menemani saat susah maupun senang.
“jok ke kampus hari ini jam berapa” tanya putra melalui telpon
“jam 7:30 jok , kita ke kampus “jawab teman putra
“ok, saya tunggu di rumah yaa” ujar putra
“ya, nanti saya jemput, oh ya kita ada tugas tidak besok, “tanya  teman putra
“ada , nanti di kampus saya kasih tahu” jawab putra dengan semangat   
(yaa...memang putra anak yang sederhana ,smangat dan terlihat sepert tidak mempunyai beban dimata teman-temannya , tapi sebenarnya dia mempunyai beban dan masalah yang sangat berat yang hanya segelintir orang yang mengetahuinya,baik itu masalah keluarga ,dan lain sebagainya hanya orang-orang tertentu yang mengetahuinya.  tetapi putra tetap semangat dan mempunyai keyakinan bahwa beban dan masalah yang dia hadapi sekarang bukanlah sebuah halangan untuknya meraih kesuksesan melainkan sebuah motivasi bagi dirinya untuk terus menggapai cita-citanya dan bisa membanggakan keluarga.)
“ok jok”kata teman putra
Dan berangkatlah putra bersama temannya,setibanya di kampus putra merasa was-was karena dia merasa sudah telat datang ,
"bagaimana ini sepertinya kita telat " ujar teman putra
"sabar palingan kita telat 10 menit,masih bisa ikut kuliah" ujar putra.
setibanya  di tempat parkiran , alangkah terkejutnya putra dan temannya, ternyata masih banyak teman sekelas mereka yang masih ada di parkiran.
Karena penasaran maka bertanyalah putra kepada salah satu temannya.       
“mengapa masih disini ,belum masuk ya”  tanya putra
“iya belum masuk, ibu dosen belum datang” jawab temannya
sekitar 5 menit menunggu dosen, krinkk..krinkkk .. handphne putra  berbunyi.ternyata dosen yang menelpon,
"hallo ASSALAMUALAIKUM  ya  ibu , " kata putra,
"WAALAIKUMSALAM WR WB , putra sekarang ada dimana" tanya Ibu dosen kepada putra.
“Saya ada di kampus ibu, ada yang bisa saya bantu bu” jawab putra
“begini, saya sekarang terjebak macet jadi putra mengkoordinir teman-teman untuk diskusi karena ibu telat datangnya , bisa kan” kata ibu dosen.
“oh iya ibu nanti saya akan beri tahu kepada teman-teman,  kalau ibu datangnya agak telat“ jawab putra.
“ok ,terima kasih putra” kata ibu dosen ,
  “iya ibu sama-sama” jawab putra.
(Yaa.. putra memang mahasiswa yang biasa-biasa saja tetapi tidak jarang dia di tunjuk sebagai asdos oleh beberapa dosen , apabila  mereka telat datang untuk mengajar.)
Setelah menerima kabar tersebut putra langsung memberitahu pada teman-temannya dan mereka pun masuk kelas untuk melanjutkan diskusi kelompok .
Setelah sekitar 10 menit berlalu diskusi yang di koordinir oleh putra yang cukup lumayan berjalan lancar, datanglah dosen yang di tunggu-tunggu.
Perkuliahan pun berjalan seperti biasanya.
(pada semester ini memang fokus pada study nya , dia tidak mau lagi untuk mengurusi masalah perasaan yang tidak ada manfaatnya.)
Di akhir semester 2 ternyata putra mendapat ip yang cukup lumayan, yaa walaupun belum mencapai target putra tetap bersyukur atas yang di dapatnya pada semester ini, dan bekerja lebih giat lagi untuk mencapai hasil yang maksimal di semester depan.







Pengagum Teman (part V)
Setelah semester dua (2) selesai, maka libur panjang pun menanti  tapi tidak bagi putra .
Jika  teman-teman putra banyak yang memanfaatkan waktu libur untuk pulang kampung ,berlibur keluar kota dan lain sebagainya,putra malahan manfaatkan waktu libur untuk mencari pekerjaan,walau rasa kangen terasa amat kepada keluarga namun tetap tidak pulang kampung .
Hari-hari libur putra lalui dengan bekerja, walau gaji yang didapat putra tidak  seberapa namun putra tetap semangat demi menggapai cita-cita, karena putra yakin masa depannya dia sendiri yang menentukannya bukan orang lain,jika mau bekerja keras pasti kesuksesan akan di dapat.
Selain mengisi libur panjang dengan bekerja,putra juga mencoba menulis di koran-koran lokal, selain menyalurkan hobi nya yang senang menulis,juga sebagai penghasilan tambahan.Walau pada awalnya sulit tulisan putra di muat di koran ,namun putra tetap semangat .
Dan langkah putra pun menemui jalan terang untuk menulis, tak kala dia berkomukasi dengan salah satu dosen yang sering menulis di koran.
setelah memperkenalkan diri kepada dosen ( kebetulan beliau tidak pernah mengajar kelas putra,karena beda fakultas) melalui sosmed,
“jika berminat untuk menulis ,nanti saya yang menawarkan tulisan anda pada pihak media siapa tahu bisa di muat” kata dosen
“ya pak terima kasih ,atas bantuan “balas putra
Setelah mendapat bantuan dosen tersebut ,putra pun mengisi hari-harinya dengan menulis,mengutarakan pendapatnya mengenai peristiwa yang lagi hangatnya di dalam masyarakat.
Tidak terasa waktu libur panjang sudah selesai,perkuliahan pun segera dimulai, semester baru semangat baru,dengan motivasi yang baru tentunya, tapi tidak dengan perasaan yang sama.
Putra cs menyambut perkuliahan dengan semangat, mereka semua asyik bercerita sambil menunggu dosen datang.
(Putra yang sekarang bukanlah putra yang dulu , jika pada semester-smester awal  dia menyukai putri , sosok yang menjadi motivasinya  ,namun pada semester ini dia benar-benar fokus akan masa depannya , serta berusaha untuk melupakan putri walau sulit baginya ,dia tidak ingin kuliahnya terganggu, juga dia tidak ingin kalau putri tahu bahwa dia menyukainya.)
Bercerita mngenai kegiatan selama libur ,kelas putra memang terkenal akan ributnya, cewek cowok sama saja hobi mengobrol saat di kelas,malahan ceweknya kalah sama cowok kalau sudah mengobrol di kelas ,
Untuk membuka komunikasi dengan putri ,putra memberanikan diri menyapanya dengan menanya kabarnya serta nilai yang di dapat putri
“apa kabar put, berapa ip semester ini” tanya putra
 ( walau putra sudah tahu nilai yang di dapat putri) dengan gemetar ,, yyaaa walau putra sudah berusaha untuk melupakan putri namun dia masih belum bisa bersikap biasa pada putri, bagi putra lebih baik dia berbicara di depan orang banyak dari pada harus berbicara dengan orang yang dia suka.
“ ALHAMDULILLAH baik, ip saya lumayan 3,71 “  jawab putri
“kamu sendiri apa kabar, pulang kampung apa libur kemaren,terus berapa ip mu” putri balik bertanya
“ALHAMDULILLAH ana bikhoir , tidak saya tidak pulang kampung, disini saja , hehehehehe besar saya sedikit berarti saya 3,72 “ jawab putra
“waaww hebat putra nilai kamu tinggi , kalau bisa semester depan di tingkatkan yaa” kata putri sambil tersenyum.
Mendengar kata yang keluar dari sosok putri , putra pun menjadi semangat
“Aminn, semoga kita semua bisa mendapat nilai yang lebih baik dari semester sekarang” kata putra dengan memandang wajah putri.
 Setelah asyik mengobrol , dosen yang di tunggu akhirnya datang perkuliahan pun dimulai.
Didalam kelas dosen , hanya menjelaskan silabus perkuliahan karena hari ini hari pertama kuliah , putra sekali-kali melihat ke arah putri,
Setelah menjelaskan silabus, dosen pun membagi kelompok yang akan tampil.
************ sebagian teks , di simpan hanya penulis yang mengetahuinya****** ^-^
Hati putra pun, kacau balau , perasaan senang, susah,bangga ,takut menjadi satu.





Pengagum teman  (part VI)
Setelah pertengahan semester, aktivitas perkuliahan putra berjalan seperti biasa ,tidak ada persoalan yang bergejolak, setiap hari mereka belajar,berdiskusi.namun pada suatu hari , saat kelas putra melakukan diskusi, ada moment yang menegangkan walaupun masih sebatas wajar.
Saat kelompok putri menampilkan hasil diskusinya ,dan membuka sesi tanya jawab, ada salah seorang yang mempermasahkan hasil dari kelompok putri, sebut saja namanya juragan.
“Makalah yang kelompok anda buat, tidak sesuai apa yang ada di pembahasan silabus,mengapa bisa begitu, berarti kelompok anda tidak paham apa judul tema yang di berikan pada kelompok anda” kata juragan
“terima kasih pada anda, yang memberikan tanggapan dari hasil kelompok kami, kami rasa apa yang kami bahas sudah sesuai dengan tema silabus, jadi mengapa anda mengatakan hal demikian” balas putri
Putra yang biasanya biasa-biasa saja saat diskusi,ketika mendengar perkataan yang keluar dari mulut juragan, kepada kelompok putri, tidak terima dan mulai membalas apa yang di katakan oleh juragan.
“Maaf, boleh saya menanggapi dari pernyataan dia,”kata putra pada kelompok putri
“kepada saudara putra, di persilakan untuk menanggapi” balas putri
“Terima kasih moderator,  eee maaf, anda yang mengatakan bahwa apa yang di tampilkan oleh kelompok penyaji tidak sesuai, memang benar tapi kurang tepat, yang mereka tampilkan sudah sesuai dengan silabus namun pembahasan yang di tampilkan atau materinya  masih kurang,harusnya di tambah dari berbagai bidang” kata putra
“terima kasih atas tanggapannya kalian semua, semoga kedepannya kelompok kami bisa tampil lebih baik lagi”balas putri.
Setelah selesai pada sesi pertama , maka dilanjutkan dengan sesi kedua.
Pada sesi kedua ini giliran putra yang bertanya pada kelompok putri,
“Dari penyajian kelompok anda, apa saja yang menjadi kendala dalam kehidupan kita terutama pada generasi muda?” tanya putra.
Belum selesai putra bertanya , ad teman putra yang menyerobot,
“maaf pertanyaan anda, pertanyaan konyol, “kata teman putra
“ terima kasih atas pernyataan anda mengenai pertanyaan saya, tapi maaf atas dasar apa anda mengatakan hal tersebut, dan jika pertanyaan saya konyol, pertanyaan seperti apa yang tidak konyol” kata putra
Semuanya terdiam, suasana kelas menjadi hening sejenak, setelah dosen memberikan penjelasan barulah diskusi berjalan normal kembali.
Setelah diskusi selesai, semuanya pulang karena tidak ada lagi kuliah, Putra yang biasanya berangkat pulang dengan temannya pada hari itu temannya tidak masuk kuliah, maka putra memutuskan untuk naik angkutan umum.
Karena gedung fakultas putra jauh dari jalan utama maka putra harus berjalan keluar terlebih dahulu,di tengah perjalanan menuju keluar, tiba-tiba sepeda motor menghampiri putra.
Ternyata motor yang menghampiri putra adalah putri,kemudian putri menawarkan pada putra untuk pulang bareng, putra hanya terdiam tidak mampu untuk mengatakan tidak atau pun iya.
Setelah beberapa menit berselang ,putra memutuskan untuk tetap berjalan karena dia merasa tidak enak .
“Terima kasih put,tapi maaf saya berjalan saja ,terima kasih atas tawarannya”kata putra
‘yakin tidak mau,ya sudah saya duluan ya”balas putri
“ya put,hat-hati di jalan “kata putra
Maka pergilah putri meninggalkan putra,dan putra pun melanjutkan perjalanannya.



GLOBALIZATION, INTERNATIONAL EDUCATION, AND COMPARATIVE EDUCATION

A.     PENDAHULUAN Pergeseran pola kehidupan Masyarakat global akibat adanya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi membuat Masyara...