Saturday, 20 February 2016

sebatas celotehan

kuliah yang tak diimpikan



kuliah??? siapa yang tidak mau meneruskan pendidikan hingga sampai kejenjang yang tertinggi, setiap anak bangsa ini pasti mengharapkannya.
Tapi masalah biaya lah yang terkadang menjadi penghalangnya, begitupun dengan saya hanya anak seorang petani yang sederhana, dengan ekonomi yang cukup untuk makan saja, jangan kan memikirkan kuliah, hanya sekedar untuk menyelesaikan bangku SMA saja terasa sangat berat, saat sedang berkumpul dengan teman-teman seperjuangan di waktu sekolah mereka selalu mentertawakan aku, tiap kali bicara tentang kuliah, bahkan ada yang pernah bilang "makan saja susah, mending berhenti sekolah dari pada sudah lulus,kerjanya sama dengan orang yang tidak selesai sekolah." perkataan mereka yang terkadang membuat keinginan ini hilang, bahkan pernah berpikir untuk berhenti sekolah, tapi dengan semangat dan motivasi dari keluarga lah aku tetap bertahan menyelesaikan sekolah, ketika kesempatan untuk merasakan bangku kuliah ada, yaitu SNMPTN 2014, aku tak berani mengambil resiko untuk ikut mendaftar karena aku sudah tak terobsesi lagi bahkan sudah berencana melamar kerja jika sudah lulus, sebagian teman-teman sudah jauh-jauh hari mendaftarkan diri, sedangkan aku masih tak juga kunjung memberanikan diri untuk mendaftar, disaat-saat terakhir pendaftaran ada motivasi aku untuk ikut serta dalam SNMPTN, motivasi itu datang dari sosok guru sekaligus sebagai wali kelas kami, dia adalah ibu Nuronah , berkat motivasi dan dengan sedikit paksaan dari beliaulah aku memberanikan diri ikut SNMPTN, mungkin kalau bukan karena beliau aku tidak akan seperti saat ini,beliau pernah berkata " jangan takut mencoba, jalan menuju kesuksesan itu banyak, ALLAH swt yang akan menjadi penuntun kita, dan yakinlah kesuksesan itu untuk siapa saja yang mau sukses"
ketika itulah aku memberanikan diri, setelah aku sudah mendaftar terbesit dalam pikiran ini mengapa sudah mendaftar, dan berharap tidak lulus, aneh kan, disaat orang lain ingin lulus aku malah sebaliknya tidak ingin lulus.
sehari sebelum pengumuman kelulusan, aku dan teman-teman yang lainnya sudah merencanakan untuk ngelamar kerja, nasib berkata lain, tiba-tiba seorang guru menghubungiku dan memberi tahu kalau aku lulus SNMPTN, senang tentu tidak, sedih apa lagi, tapi ada kebanggaan tersendiri.
lulus snmptn diluar kota?? kebingun tersendiri selain karena jauh juga karena keadaan ekonomi.
ketakutanpun menghampiriku, aku berulang kali untuk tidak mau mengambil kesempatan ini, tapi kembali lagi berkat motivasi dari para guru aku mengambil resiko ini,
Allahu akbar, ternyata jalan menuju kebaikan selalu ada, disini di kota ini aku dipertemukan dengan sepupu yang sudah sukses, dia sudah mendapatkan gelar doktor dari AS, lewat tangan beliau dan biaya dia aku bisa mengennyam bangku kuliah yang tak pernah terbesit untuk mencicipinya. kini aku semampuku untuk menyelesaikannya. karena di belakangku ada keluarga yang menggantungkan harapan serta kebanggaan untuk bisa mengangkat derajat keluarga.
kini aku bisa merasakan apa yang dirasakan oleh orang lain bagaimana menjadi mahasiswa

#JASMERAH



Saturday, 13 February 2016

berdirinya imperium di Hindia Belanda

Makalah
Sejarah Indonesia Awal abad 19 sampai awal abad 20
“ Berdirinya Imperiul Hindia Belanda”



Dosen Pengampu : Nirwan Ilyasin S.Hum.M.Hum
DI SUSUN OLEH       :
Rudi Hartono                        I1A114005
Gumedio Sihobing                I1A114011

PRODI ILMU SEJARAH
FAKULTAS ILMU BUDAYA
UNIVERSITAS JAMBI

2016







Bab I
Pendahuluan
A.    Latar belakang
Wilayah Indonesia atau dulunya dikenal sebagai Hindia Belanda, sudah terkenal akan sumber daya alamnya terutama rempah-rempahnya. Ini lah yang mendorong  bangsa-bangsa eropa datang ke Indonesia, yang dipelopori oleh bangsa Portugis dan Spanyol.Portugis masuk ke Indonesia tepatnya di Maluku pada tahun 1512, sedangkan Spanyol di Tidore pada tahun 1521 yang bertujuan mencari rempah-rempah.Dan pada tahun 1596, pedagang Belanda datang dibawah pimpinan Cornelis de Houtman dengan empat buah kapal berlabuh di Banten, untuk mencari rempah-rempah yang kemudian diperdagangkan kembali ke eropa, walau sempat diusir karena kekerasan dan kurang menghormati rakyat,.[1]
Sejak itu lah banyak bangsa-bangsa asing  datang ke Hindia Belanda (Indonesia), mulai dari para kongsi dagang belanda (VOC), pemerintah kerajaan Belanda, Inggris sampai negara asia yaitu Jepang, ngara-negara ini pada awalnya bersikap baik,  namun berubah dan melakukan imperium atau imperialisme terhadap Indonesia,  kekesangsaraan pun dirasakan oleh rakyat Indonesia, perlakuan dan kebijakkan yang diterapkan terhadap bangsa Indonesia menjadikan rakyat Indonesia sebagai tawanan di negeri sendiri, begitu kejamnya imperiumi yang dilakukan oleh bangsa-bangsa asing ini harus dikaji dan dipelajari sebagai bukti bagaimana sejarah imperium di Hindia Belanda atau Indonesia.
.


B.     Rumusan masalah
A)    Apa yang dimaksud imperium
1)      Arti kata imperium
2)      Pengertian imperium
B)    Bagaimana berdirinya imperium di Hindia Belanda
1)      Sebab berdirinya imperium di Hindia Belanda
2)      Lamanya imperium di Hindia Belanda
C)    Bagaimana dampak dari imperium bagi Hindia Belanda
1)       Dampak positif dari imperium di Hindia Belanda
2)      Dampak Negatif  dari imperium di Hindia Belanda

C.    Tujuan
1.      Untuk mengetahui arti kata imperium
2.      Untuk mengetahui pengertian dari imperium
3.      Untuk mengetahui sebab berdirinya imperium di Hindia Belanda
4.      Untuk mengetahui seberapa lamanya imperium di Hindia Belanda
5.      Untuk mengetahui bagaimana dampak dari imperium di Hindia  belanda







Daftar isi :




















Bab II
Pembahasan
A.  Pengertian imperium
   1.Arti kata Imperium  
Kata imperium menurut bahasa  inggris yaitu “empire” yang artinya golongan sedangkan menurut kata latin “imperare” artinya memerintah, dan menurut kamus besar bahasa Indonesia “imperium“ artinya kerajaan atau kekaisaran. Kata imperium atau imperialisme muncul pertama kali di inggris pada akhir abad XIX[2]. Disraeli, Perdana menteri Inggris ketika itu,menjelmahkan politik yang ditunjukan pada perluasan kerajaan Inggris hingga suatu “empire” yang meliputi seluruh dunia. Politik yang di jalankan Disraeli mendapat pro-kontra  dari rakyat inggris pihak pro dari golongan oposisi yang disebut “Little England” dan golongan yang mendukung Disraeli disebut golongan “empire” atau golongan ”imperialisme” Timbulnya perkataan imperialis atau imperialisme pada awalnya untuk membedakan antara golongan Disraeli dengan golongan oposisinya. [3]
2. Pengertian Imperium
Imperium ialah politik untuk menguasai (dengan paksaan) seluruh dunia untuk kepentingan diri sendiri yang dibentuk sebagai imperiumnya di Negara asal(Nuim Hidayat,2009:238). Menurut kamus besar Bahasa Indonesia kata Imperium atau  imperialisme artinya sistem politik yang bertujuan menjajah negara lain untuk mendapatkan kekuasaan dan keuntungan yang lebih besar[4].Imperialisme adalah Pengusaan suatu wilayah dan rakyatnya oleh Negara lain untuk kepentingan Negara yang bersifat politik, ekonomi ,kultur dan agama.[5]
Jadi, imperium artiya suatu sistem pemerintahan yang dijalankan oleh suatu Negara untuk mengusai Negara yang menjadi wilayah kekuasaannya dengan tujuan  sebagai perluasan kekuasaan politik, keuntungan ekonomi,serta menyebarkan pengaruh dari segi agama, serta sosial budaya.
















B. Berdirinya Imperium di Hindia Belanda
1. Sebab berdirinya imperium di Hindia Belanda
Sejaknya masuknya para pedagang asing ke Indonesia atau Hindia Belanda Yang semula hanya melakukan perdagangan dengan masyarakat pribumi, dan membentuk sebuah kongsi Dagang VOC (Verenigde Oost Indische Compenie. Pembentukan VOC ini di latar belakangi para pedagang belanda. namun tujuan awalnya yang hanya ingin melakukan perdagangan dengan orang pribumi berubah ingin mengusai Indonesia ini yang menyebabkan belanda ingin menjadikan Indonesia sebagai Negara imperiumnya. Imperium yang terjadi di Hindia Belanda disebabkan karena adanya perkembangan ilmu pengetahuan di eropa pada masa-masa Renaissance,Humannisme ,Reformasi Gereja, Merkantilisme,Revolusi industry,dan revolusi prancis.[6]
Selain itu ada beberapa faktor yang menyebabkan terjadinya imperium di Hindia Belanda adalah sebagai berikut:
1.      Gold artinya adanya keinginan dari bangsa  eropa untuk mencari kekayaan di daerah penghasil rempah-rempah,[7]
2.      Gospel artinya adanya keinginan dari bangsa eropa untuk menyebarkan agama Kristen
3.      Glory artinya adanya keinginan bangsa eropa untuk meraih kejayaah, dengan cara memperluas wilayah kekuasaan .
4.      Perkembangan  ilmu pengetahuan dan teknologi [8]
5.      Jatuhnya kota konstantinopel ke tangan bangsa Turki.
2. Lamanya imperium di Hindia Belanda
a.       Imperium bangsa Belanda pada masa Herman Willem  Deandels (1808-1811)
.Setelah VOC di bubarkan pada tanggal 31 desember 1799, Belanda mengambil ahli pemerintahan di Hindia Belanda, dan  menunjuk  jenderal Herman Willem Deandels pada 1808[9] sebagai Gubernur Jenderal di Hindia Belanda (Indonesia) yang mempertahankan jawa dari serangan Inggris. Masa Daendels bangsa Indonesia menderita terutama di bidang sosial rakyat menderita dengan melakukan kerja paksa (kerja Rodi), untuk membangun jalan anyer-panarukan. Pada mei 1811 daendels digantikan oleh Willem Janssens dan berakhirlah masa imperium Belanda di bawah Jenderal Herman Willem Daendels.[10]masa imperium Belanda berlangsung hanya 5 tahun, karena pada 18 september 1811 Belanda harus menyerahkan Hindia Belanda kepada inggris[11]
b.      Imperium Bangsa Inggris pada masa  (1811-1816)
Imperium Masa imperium bangsa Inggris di Hindia Belanda berlangsung singkat ini karena Inggris harus menyerahkan kembali menyerahkan kembali Hindia Belanda ke Belanda pada tanggal 19 agustus 1816,[12] berdasarkan kovensi London.Raffles menerapkan sistem-sistem  kerajaan inggris. Jika pada sebelumnya orang pribumi sangat menderita, dengan menjadikan tanah jajahan sebagai eksploitasi sumber alam dan manusia yang dilakukan oleh Belanda sedangkan pada masa Raffles menjadikan tanah jajahan sebagai tempat pemasaran barang-barang inggris,dan tanah .adapun kebijakan yang dibuat oleh Raffles yaitu sistem sewa tanah (Landrent System), semua tanah milik pemerintah dan rakyat harus membayar sewa tanah.masa
c.       Imperium bangsa Belanda pada masa Van den Bosch (1830-1941)
Pada tahun 1830 pemerintah Belanda mengirim Van den Bosch sebagai Gubernur di Hindia Belanda[13], menjadi Gubernur di HIndia Belanda Van den membuat sebuah kebijakkan yang membuat masyarakat pribumi menderita kesengsaraan, kemiskinan,  kelaparan bahkan kematian, kebijakan sistem tanam paksa (Cultuur Stelse). kekejaman yang dilakukan oleh bangsa belanda terhadap Indonesia yang mebuat kemakmuran rakyat Belanda dan penderitaan bagi rakyat pribumi. Keadaan ini berlangsung sampai 1857, setelah seorang Belanda Van Deventer mempunyai perhatian terhadap Negara jajahan Belanda maka politik Balas budi dalam bidang irigasi, Emigrasi, Edukasi.
d.      Imperium Bangsa Jepang (1942-1945)
      Pada awal kedatangan Jepang ke indonesia diterima karena jepang memproganda indonesia sehingga menerima jepang.namun setelah jepang menduduki Indonesia maka imperialisme pun dilakukan, jepang , rakyat di buat menderita dengan berbagai kebijakan yang dilakukan, seperti pelaksanaan Romusa atau kerja paksa tanpa di bayar, memonopoli ekonomi,serta merekrut tentara untuk kebutuhan perang.
        Imperium yang dilakukan bangsa-bangsa asing di Hindia Belanda berlansung sangat lama, dimulai dari masa Belanda pada tahun 1808 sampai masa Jepang yang berakhir pada 1945, yang menyebabkan Indonesia sengsara selama kurang lebih 137 tahun sebagai Negara yang di imperium oleh bangsa-bangsa asing.                                                                                                                                                                                               Pada awal jepang masuk ke Indonesia diterima oleh orang pribumi karena jepang memprogand



C.Dampak Imperium bagi Hindia Beelanda
a.       Di bidang politik
       Penguasa-penguasa pribumi makin tergantung pada kekuasaan asing sehingga kebebasan dalam menentukan kebijakan pemerintahan ditentukan oleh penguasa asing. Sistem pemerintahan pada masa Belanda secara berurutan yaitu Gubernur – Residen – Assiten Residen – Kontrolir – bupati – patih – wedana – asisten wedana – mantri – lurah.[14] Rakyat menderita karena para penjajahan menerapkan sistem politik yang diktator,.
b.      Di bidang Sosial
Saat imperium yang dilakukan oleh bangsa-bangsa asing terhadap Hindia Belanda ( Indonesia) kehidupan sosial masyarakat pribumi sangat menderita, rakyat di paksa bekerja guna memenuhi kepentingan bangsa-bangsa imperium, perbudakan di biarkan berkembang[15] penghapusan penghormatan kepada Residen, sunan atau Sultan.
c.       Di bidang ekonomi
Akibat dari imperium, rakyat, khususnya para petani dibebani kewajiban untuk mengolah sebagian tanahnya untuk ditanami dengan tanaman-tanaman eskpor dan masih harus menyumbangkan tenaganya secara paksa kepada pemerintahan bangsa imperium. Hal inilah yang mengakibatkan runtuhnya perekonomian rakyat.serta rakyat dipaksa bekerja guna memperkaya bangsa asing,


d.      Di bidang Budaya 
makin meluasnya pengaruh kehidupan Barat dalam lingkungan kehidupan tradisional. Tata kehidupan Barat seperti cara bergaul, gaya hidup, cara berpakaian dan pendidikan mulai dikenal di oleh rakyat pribumi.Tradisi masyarakat pun mulai ada beberapa yang luntur akibat pengaruh budaya barat. Di kalangan penguasa timbul kekhawatiran bahwa pengaruh kehidupan Barat mulai merusak nilai-nilai kehidupan tradisional. Tantangan yang kuat terutama dari kalangan pimpinan agama yang memandang kehidupan Barat bertentangan dengan norma-norma ajaran agama Islam. Orientasi keagamaan seperti ini, terdapat juga di kalangan para bangsawan dan pejabat-pejabat istana yang patuh kepada agama.
Dalam suasana kritis, pandangan keagamaan ini dijadikan dasar ajakan untuk melakukan perlawanan.Perubahan dalam berbagai segi kehidupan sebagai akibat makin meluasnya  imperialisme di Indonesia menimbulkan kegelisahan, kekecewaan, dan kebencian yang meluas di kalangan rakyat Indonesia. Itulah sebabnya pada abad ke-19 muncul perlawanan-perlawanan besar di seluruh wilayah Indonesia.









Bab III
Kesimpulan
Letak geografis wilayah Indonesia yang subur, yang menjadikan Indonesia kaya akan SDA, selain itu wilayah Hindia Belanda (Indonesia) yang di kelilingi oleh laut yang merupakan jalur perdagangan, semua faktor ini lah salah satu faktor yang membuat bangsa –bangsa barat menjadikan Indonesia sebagai imperium bagi bangsanya.faktor lain yang membuat bangsa-bangsa lain melakukan imperium di Hindia Belanda (Indonesia ) yaitu adanya keinginan mencari kekayaan (Gold), kejayaan (Glory) dan menyebarkan agama (gospel) serta karena kemajuan ilmu pengetahuan. Imperium sendiri artiya suatu sistem pemerintahan yang dijalankan oleh suatu Negara untuk mengusai Negara yang menjadi wilayah kekuasaannya dengan tujuan  sebagai perluasan kekuasaan politik, keuntungan ekonomi,serta menyebarkan pengaruh dari segi agama, serta sosial budaya.
Imperium berlangsung lama yang mengakibatkan kesengsaraan bagi bangsa Hindia Belanda (Indonesia) baik dari bidang politik,sosial serta budaya.








Daftar Pustaka :
Kartodirdjo,Sartono. 1992. Pengantar Sejarah Indonesia Baru: 1500-1900 dari                                             imporium sampai Imperium Jilid 1. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Sudirman, Adi,2014. Sejarah Lengkap Indonesia.Jogjakarta : DIVA Pres.
Shiraishi,Takashi.2005. Zaman  Bergerak Radikalisme rakyat di jawa1912-        1926.Jakarta :         Graffiti.
Hidayat, Nuim.2009.  Imperialisme Baru. Jakarta: Gema Insani.
Chambert, Henri. dan Loir. 2009.Sadur sejarah terjemahan di Indonesia dan Malaysia. Jakarta: KPG (Kepustakaan Populer Gramedia).
Isma’il, Ibnu Qoyim.1997. Kiai Penghulu Jawa peranannya di masa colonial. Jakarta: Gema Insani Press.
Sumber website:
http://www.academia.edu/9347990/Penjajahan_Kolonial_Belanda_di_Indonesia.
http://www.cpuik.com/2013/11/Perkembangan-Sistem-Pemerintahan-Struktur-Birokrasi-dan-Sistem-Hukum-pada-Masa-Kolonial.html
https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/f/f8/1916_Dutch_East_Indies_-_Art.jpg



[1] Adi Sudirman.,Sejarah Lengkap Indonesia. (Jogyakarta: Diva Press.,2014).hlm 217.
[2]  Nuim Hidayat, imperialisme baru (Jakarta: Gema Insani, 2009), hlm.237-238.
[3] Ibid.,hlm. 237
[4] http://kbbi.web.id/imperialisme
[5] Adi sudirman., Sejarah Lengkap Indonesia ( Yogjakarta: Diva press.2014)218.
[6] Ibid.,hlm 217
[7] Rempah rempah merupakan sumber bahan perdagangan yang sangat di minati oleh orang-orang barat,dan harga jual rempah-rempah sangat mahal di pasar internasional.
[8] Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi  yakni dengan ditemukannya  kompas, ,berkembangnya teknik pembuatan kapal,serta ditemukannya mesin untuk persenjataan.
[9]ibid.,hal.258
[10] Ibid., hlm 262
[11] Belanda menyerah tanpa syarat kepada Inggris dalam pertempuran di dekat salatiga,jawa tengah dan terpaksa menandatangani perjanjian kapitulasi tuntang.
[12] Ibid. hlm266.
[13] Ibid.,hlm.266
[14] Ibnu Qoyim Isma’il.,Kiai Penghulu Jawa Peranannya di masa Kolonial (Jakarta: Gema insani Press.1997) hlm.85.
[15] Ibid.hlm262.

















Tuesday, 9 February 2016

perjuangan rakyat jambi setelah kemerdekaan

Nama                           : Rudi Hartono
Nim                             : I1A114005
Prodi                            : Ilmu Sejarah.
Mata kuliah                 : Sejarah Melayu Jambi kontemporer















Perjuangan rakyat jambi setelah kemerdekaan
Walaupun Indonesia  telah merdeka pada 17 agustus 1945, bukan berarti perjuangan bangsa Indonesia telah berakhir, masih banyak perjuangan dilakukan untuk mempertahankan kemerdekaan dari ancaman Belanda yang berusaha menduduki Indonesia kembali.
Belanda masih ingin mengusai Indonesia sebab merasa bahwa Indonesia adalah miliknya. Sehingga dia melakukan berbagai upaya guna mendapakan kembali Indonesia, Perjuangan di daerah Jambi begitu gencar, setelah Indonesia merdeka banyak terjadi pergerakan-pergerakan yang dilakukan dalam mempertahankan kemerdekaan.Di awal kemerdekaan, Jambi yang waktu itu berbentuk keresidenan, tidak pernah tenang. Kondisi ini disebabkan oleh adanya berbagai rongrongan keamanan, yaitu, dari Belanda yang berkeinginan menjajah kembali. Tanggal 28 Desember 1948, Belanda membombardir Jambi. Residen dan staf pemerintahan menyingkir ke dusun Rantaumajo.Sementara itu para pejuang melakukan perlawanan sengit terhadap Belanda.
Pada masa awal kemerdekaan daerah Bangko membentuk organisasi perjuangan seperti API, PRI, BKR, BPKM dan juga membentuk staf pertempuran gerilya, yaitu wilayahnya Bangko, Sarolangun, Batang Asai dan Lubuk Resam. Pada Agresi Militer pertama, daerah Bangko tidak mendapatkan serangan yang berarti, hal ini dikarenakan karena pada saat itu Belanda memperkirakan Jambi mempunyai persenjataan lengkap yang didatangkan dari luar negeri, yang didapatkan dari hasil perdagangan barternya dengan Singapura, seperti Anti Air Craft (AAC), senapan mesin 12,7 di samping senjata-senjata ringan. Pada masa perjuangan daerah Bangko merupakan bagian dari Divisi VIII Garuda Sumatera Selatan (Lahat), dengan  markas di Sarolangun yang tergabung dalam Dan yon III Sarolangun dipimpin oleh Kapten M. Teguh, sedangkan di Bangko dibentuk Batalyon Gajah Mada. Setelah Belanda menduduki kota Jambi dan melancarakan operasi militernya ke berbagai tempat dalam Keresidenan Jambi, maka pasukan TNI yang tersebar di berbagai tempat melakukan konsolidasi kesatuannya untuk melakukan serangan balasan dengan menggunakan taktik perang gerilya. Demikian juga dengan pasukan-pasukan pejuang rakyat dalam kesatuan laskar rakyat dan barisan perjuangan. Oleh sebab itu Tentara STD (Sub Teritorium Djambi) Membagi wilayah Keresidenan Jambi menjadi dua front, yaitu front Utara dipimpin oleh letnan Kolonel Harun Sohar dengan wilayah Kuala Tungkal, Merlung dan Muara Tembesi. dan front Selatan dipimpin langsung Kolonel Abunjani dengan wilayah Merangin (Muara Tebo, Muara Bungo, Bangko dan Sarolangun). Pada agresi militer Belanda kedua banyak pertempuran yang terjadi di daerah Bangko yang menimbulkan korban dari rakyat sipil maupun anak-anak. Seperti pertempuran di Mandiangin, Sarolangun, Dusun Tanjung, Dusun Kubang Ujo, Sungai Pinang, Rantau Panjang dimana posisinya terdesak karena berada di tengah-tengah, di sebelah Utara adalah Muara Tebo dan Muara Bungo, yang mana keduanya sudah jatuh ke tangan Belanda, dan sebelah selatan adalah Sarolangun dan Bangko yang juga sudah diduduki Belanda. Kemudian pertempuran di Merkeh Gedang. Peperangan itu berakhir setelah terjadi  perjanjian Roem Royen yang direalisasikan melalui konferensi meja Bundar (KMB) di Den Haag pada 23 agustus sampai 2 November 1949 antara pemerintah Indonesia dengan Belanda yang menghasilkan Republik Indonesia Serikat (RIS) .
Namun bentuk negara serikat ini tidak lama karena rakyat Indonesia tidak setuju dengan bentuk negara serikat dan berkeinginan untuk kembali kebentuk kesatuan. Akhirnya pada tanggal 17 Agustus 1950, Republik Indonesia kembali berdiri.Setelah Jambi menjadi provinsi, terpisah dari provinsi lama, yaitu, provinsi Sumatera Tengah, rakyat dan pemerintah Jambi mulai menata administrasi pemerintahannya.
Referensi : https://history1978.wordpress.com/2013/05/12/konflik-indonesia-belanda-1945-1950/
http://www.academia.edu/10649864/Sejarah_perjuangan_rakyat_Jambi
 Penelitian
AREA PERTEMPURAN BANGKO PADA MASA PERJUANGAN
MEMPERTAHANKAN KEMERDEKAAN REPUBLIK INDONESIA 1945-1949
Oleh :
Jepmi Nopfrilian,1 Kaksim, M.Pd,2Drs. Kharles, M.Hum,3
Program Studi Pendidikan Sejarah
Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan

STKIP PGRI Sumatera Barat

GLOBALIZATION, INTERNATIONAL EDUCATION, AND COMPARATIVE EDUCATION

A.     PENDAHULUAN Pergeseran pola kehidupan Masyarakat global akibat adanya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi membuat Masyara...