kuliah yang tak diimpikan
kuliah??? siapa yang tidak mau meneruskan pendidikan hingga sampai kejenjang yang tertinggi, setiap anak bangsa ini pasti mengharapkannya.
Tapi masalah biaya lah yang terkadang menjadi penghalangnya, begitupun dengan saya hanya anak seorang petani yang sederhana, dengan ekonomi yang cukup untuk makan saja, jangan kan memikirkan kuliah, hanya sekedar untuk menyelesaikan bangku SMA saja terasa sangat berat, saat sedang berkumpul dengan teman-teman seperjuangan di waktu sekolah mereka selalu mentertawakan aku, tiap kali bicara tentang kuliah, bahkan ada yang pernah bilang "makan saja susah, mending berhenti sekolah dari pada sudah lulus,kerjanya sama dengan orang yang tidak selesai sekolah." perkataan mereka yang terkadang membuat keinginan ini hilang, bahkan pernah berpikir untuk berhenti sekolah, tapi dengan semangat dan motivasi dari keluarga lah aku tetap bertahan menyelesaikan sekolah, ketika kesempatan untuk merasakan bangku kuliah ada, yaitu SNMPTN 2014, aku tak berani mengambil resiko untuk ikut mendaftar karena aku sudah tak terobsesi lagi bahkan sudah berencana melamar kerja jika sudah lulus, sebagian teman-teman sudah jauh-jauh hari mendaftarkan diri, sedangkan aku masih tak juga kunjung memberanikan diri untuk mendaftar, disaat-saat terakhir pendaftaran ada motivasi aku untuk ikut serta dalam SNMPTN, motivasi itu datang dari sosok guru sekaligus sebagai wali kelas kami, dia adalah ibu Nuronah , berkat motivasi dan dengan sedikit paksaan dari beliaulah aku memberanikan diri ikut SNMPTN, mungkin kalau bukan karena beliau aku tidak akan seperti saat ini,beliau pernah berkata " jangan takut mencoba, jalan menuju kesuksesan itu banyak, ALLAH swt yang akan menjadi penuntun kita, dan yakinlah kesuksesan itu untuk siapa saja yang mau sukses"
ketika itulah aku memberanikan diri, setelah aku sudah mendaftar terbesit dalam pikiran ini mengapa sudah mendaftar, dan berharap tidak lulus, aneh kan, disaat orang lain ingin lulus aku malah sebaliknya tidak ingin lulus.
sehari sebelum pengumuman kelulusan, aku dan teman-teman yang lainnya sudah merencanakan untuk ngelamar kerja, nasib berkata lain, tiba-tiba seorang guru menghubungiku dan memberi tahu kalau aku lulus SNMPTN, senang tentu tidak, sedih apa lagi, tapi ada kebanggaan tersendiri.
lulus snmptn diluar kota?? kebingun tersendiri selain karena jauh juga karena keadaan ekonomi.
ketakutanpun menghampiriku, aku berulang kali untuk tidak mau mengambil kesempatan ini, tapi kembali lagi berkat motivasi dari para guru aku mengambil resiko ini,
Allahu akbar, ternyata jalan menuju kebaikan selalu ada, disini di kota ini aku dipertemukan dengan sepupu yang sudah sukses, dia sudah mendapatkan gelar doktor dari AS, lewat tangan beliau dan biaya dia aku bisa mengennyam bangku kuliah yang tak pernah terbesit untuk mencicipinya. kini aku semampuku untuk menyelesaikannya. karena di belakangku ada keluarga yang menggantungkan harapan serta kebanggaan untuk bisa mengangkat derajat keluarga.
kini aku bisa merasakan apa yang dirasakan oleh orang lain bagaimana menjadi mahasiswa
#JASMERAH
ketika itulah aku memberanikan diri, setelah aku sudah mendaftar terbesit dalam pikiran ini mengapa sudah mendaftar, dan berharap tidak lulus, aneh kan, disaat orang lain ingin lulus aku malah sebaliknya tidak ingin lulus.
sehari sebelum pengumuman kelulusan, aku dan teman-teman yang lainnya sudah merencanakan untuk ngelamar kerja, nasib berkata lain, tiba-tiba seorang guru menghubungiku dan memberi tahu kalau aku lulus SNMPTN, senang tentu tidak, sedih apa lagi, tapi ada kebanggaan tersendiri.
lulus snmptn diluar kota?? kebingun tersendiri selain karena jauh juga karena keadaan ekonomi.
ketakutanpun menghampiriku, aku berulang kali untuk tidak mau mengambil kesempatan ini, tapi kembali lagi berkat motivasi dari para guru aku mengambil resiko ini,
Allahu akbar, ternyata jalan menuju kebaikan selalu ada, disini di kota ini aku dipertemukan dengan sepupu yang sudah sukses, dia sudah mendapatkan gelar doktor dari AS, lewat tangan beliau dan biaya dia aku bisa mengennyam bangku kuliah yang tak pernah terbesit untuk mencicipinya. kini aku semampuku untuk menyelesaikannya. karena di belakangku ada keluarga yang menggantungkan harapan serta kebanggaan untuk bisa mengangkat derajat keluarga.
kini aku bisa merasakan apa yang dirasakan oleh orang lain bagaimana menjadi mahasiswa
#JASMERAH
No comments:
Post a Comment