A. kesadaran histori
Dimulainya kesadaran akan sejarah menurut para ahli mempunyai pandangan berbeda. namun dengan menarik dari pemikirin-pemikiran terhadap suatu pristiwa yang masalalu, dengan kajian sejarah maka , kesadaran akan sejarah ternyata sudah berkembang pada masa kuno sampai modern.
- zaman kuno
sejak zaman, kuno seperti di India, Cina, Mesir sudah mengembangkan bagaimana filsafat sejarah yang tertuang dalam catatan-catatan sejarah yang berbentuk inskripsi dan manuskrip yang berisi bagaimana mereka memahami eksistensi manusia terhadap lingkungannya, yang tercermin dari bagaimana mereka memahami asal usul nenek moyang serta hal-hal yang bersifat mitos-mitos yang diwariskan secara turun temurun. adanya mitos-mitos yang berkembang pada masyarakat kuno ini, tidak ada begitu saja, melainkan bentuk pertanggung jawaban terhadap sejarah asal usul nenek moyang. cerita yang diwariskan secara turun temurun ini biasanya menceritakan bagimana peristiwa besar yang dialami nenek moyang, serta bagaimana kehidupan masa lalu yang diceritakan secara langsung dari generasi-ke generasi.
kisah -kisah masa ini, jelas memberitahukan bagaimana peradaban yang ada masa tersebut yang mencerminkan ide-ide pandangan mereka berdasarkan kesadaran sejarah masyarakat primitif yang khas. adapun pada masa kuno ini memiliki ciri-ciri yakni
pertama, sejarah mdalam masyarakat kuno tidak dapat dipisahkan dengan cosmos (alam) yang bisa terulang pada masa tertentu.
kedua, manusia pada masyarakat kuno sejarah mereka merupakan sejarah yang memiliki sejarah suci artinya suatu pristiwa sejarah merupakan hasil ciptaan dewa yang harus di jaga dan diwariskan melalui mitos,
- zaman pertengahan
konsepsi sejarah pada abad pertengahan, memakai konsepsi teologis (ketuhanan) yang merupakan berasal dari agama kristiani, kesadaran akan sejarah pada pertengahan ini identik dengan sejarah terciptanya manusia yang tidak lepas dari ketuhanan yang tunggal (monoteisme),
salah seorang yang terkenal pada abad pertengahan yaitu St. Agustinus (354-440 M) yang menulis buku De Civitas Dei (The City of God= kota Tuhan)
dalam buku ini ia menceritakan bagaiamana sejarahnya kota roma yang diserang oleh suku Alaric dan Ghotia paada tahun 410 M, kesadaran sejarah yang berkembang pada abad pertengahan jelas merupakan kesadaran yang berkembang akan sejarah yang tidak bisa dilepas dengan sejaraha terciptanya manusia dengan agama kristiani yang berkembang, jika pada masa kuno, kesadaran sejarah hadir dengan mitos-mitos yang berkembang dengan dewa-dewa atau keprcayaan hal ghoib, pada abad pertengahan sudah berkembang,
periode sejarah manusia pada abad pertengahan yang terdapat dalam karya St. Agustinus yakni
a. Nabi Adam A,S sampai air bah (nabi Nuh)
b. dari Nabi Nuh sampai nabi Ibrahim
c, dari nabi Ibrahim sampai nabi Daud
d. dari Nabi Daud sampai pembuangan Yahudi ke Babilonia
e. dari pembuangan Babilonia sampai kelahiran Kristus
f. dari kristus sampai kontemporer
kesadaran sejarah pada abad pertengahan, berkembang mengenai bagaimana kehidupan manusia yang tidak lepas dari campur tangan tuhan
- masa Modern
perkembangan akan keadaran sejarah terus menglami perubahan setiap zamannya, pada masa modern ini, kesadaran akan sejarah mengalami perubahan kearah ilmiah, hal ini untuk mengubah pola penulisan sejarah dari masa lalu yang identik dengan hal - hal yang ghoib yang berkenaan dengan ketuhanan, salah seorang filsuf sejarah pada masa ini yakni vVico dari italia mengemukakan bahwa sejarah bukanlah di pengaruhi oleh tuhan, sejarah manusia merupakan hasil yang diciptakan oleh manusia itu sendiri, kesadaran sejarah masa modern mengalami beberapa perubahan dari sejarah spekulatif sampai sejarah kritis, kesadaran sejarah yang kritis yang terjadi pada pengunjung abad ke 19 memperkuat kedudukan kajian sejarah sebagai disiplin ilmiah dengan berbagai aliran pemikiran teoritis metodelogis. hingga penulisan-penulisan sejarah sampai sekarang menggunakan metodelogi yakni heuristik, kritik sumber , interpretasi dan yang terakhir yakni penulisan atau historiografi.
No comments:
Post a Comment