Saturday, 9 April 2016

silabus sejarah sosial

SILABUS
SEJARAH SOSIAL (2 SKS)
Dosen : Reka Seprina, M.Pd

Sinopsis:
Matakuliah ini mengkaji tentang metodologi dan historiografi sejarah sosial. Meliputi pengertian sejarah sosial; Objek kajian sejarah sosial; pendekatan, teori dan metode penelitian sejarah sosial; model studi sejarah sosial; historiografi sejarah sosial.

Tujuan:
Melalui mata kuliah ini, diharapkan mahasiswa memiliki wawasan dan pemahaman mengenai dinamika kehidupan social dalam perjalanan masyarakat dan bangsa Indonesia

Beberapa rambu peringatan
Setiap mahasiswa peserta kuliah ini diminta memperhatikan petunjuk berikut:
1.    Kuliah Pertama, atau kuliah pengantar dianggap vital, bukan saja karena pada saat ini akan diberikan bighlight materi secara keseluruhan, tetapi juga memperbincangkan aturan main, konvensi-konvensi yang berlaku dalam kegiatan kuliah selanjutnya.
2.    Materi dan kegiatan kuliah telah disusun sedemikian rupa. Mahasiswa diminta untuk : (a) membaca secara rajin semua bahan kuliah yang diwajibkan dan yang dianjurkan (lihat daftar pusataka) dan membaca yang ditetapkan kemudian; (b) ikut serta ambil bagian dalam kegiatan kuliah di kelas (bertanya, diskusi, mengerjakan tugas dan prakarsa lainnya).
3.    Kuliah ini diselenggarakan secara demokratis, baik dalam perolehan bahan, kegiatan kelas maupun dalam hubungan dosen-mahasiswa dalam semua kelangsungan kegiatan perkuliahan. Apabila suatu waktu kegiatan kuliah tidak bisa dilaksanakan, baik karena alasan resmi (hari besar, acara resmi dll) atau alasan pribadi dosen yang bersangkutan, maka mahasiswa berhak meminta ganti kuliah yang hilang pada waktu dan tempat yang disepekati antara dosen dengan mahasiswa.
4.    Nilai akhir perkuliahan ini ditentukan sesuai dengan aturan fakultas. Namun mahasiwa diminta  untuk mengindahkan 4 (empat) cara pengambilan nilai mata kuliah ini: (a) kehadiran dan partisipasi dalam kelas; (b) tugas-tugas; (c) mid-semester; (d) akhir semester.

MATERI KULIAH
Mater kuliah ini disusun sedemikian rupa untuk satu paket kulaih yang terdiri dari beberapa pokok bahasan yang disesuaikan dengan tujuan, bahan dan waktu yang tersedia.
Tatap Muka
Pokok Bahasan
Sumber
1
Kuliah Pengantar

2
Pengertian dan Cakupan Sejarah Sosial
1.      Pengertian Gerakan Sosial dari Richard Tilly, Sydney Tarrow, dsb
2.      Karakteristik Gerakan Sosial
3.      Perbedaan Sejarah sosial sebagai sejarah ordinary People dengan sejarah sosial sebagai gerakan sosial
a.       Gandhi, Leela.
b.      Kartodirdjo, Sartono. 1984.
c.       Adas, Michael. Ratu Adil:
d.      Ritzer, George. And Goodman, Douglas J. 2008.
3
Tipe-tipe Gerakan Sosial
1.      Scope: Reform movement, Radical movement
2.      Type of change: Innovative movement, Conservative Movement
3.      Targets:  Group Focus Movement, Individual Focus Movement
4.      Methods of Work: Peacefull Movement, Violent Movement, Terrorist Movement
5.      Old and New: Old movement, New Movement
6.      Range: Global Movement, Local Movement, Multi level Movement
a.     Gandhi, Leela.
b.      Kartodirdjo, Sartono. 1984.
c.       _____________. 1993. Pendekatan Ilmu Sosial Dalam Metodologi Sejarah.
d.      Adas, Michael. Ratu Adil:
e.       Ritzer, George. And Goodman, Douglas J. 2008.
4
1.      Status dan Mobilitas Sosial Masyarakat Tradisional
2.      Stratifikasi Sosial Masyarakat Kolonial

5
1.      Teori Kepemimpinan yang ditekankan pada jenis-Jenis Kepemimpinan menurut Max Weber yang terdiri atas: Pemimpin kharismatik, Pemimpin tradisional, Pemimpin Legal Rasional
2.      Karakteristik pemimpin, asal kelas sosial dan pola-pola kepemimpinan pada gerakan sosial
3.      Setting politik yang mempengaruhi munculnya gerakan sosial, missal pada masa kolonialisme di Indonesia: Perubahan struktur birokrasi, Permasalahan agraria, Sistem Tanam paksa, UU liberal
a.       Sarup, Madan. 2007.
b.      Doyle, Johnson Paul. 1997 .
c.       Berry, John.B, et al. (ed). (1999). Poloma,
d.      Margaret M . (2004).
e.       Ritzer, George. And Goodman, Douglas J. 2008.
6
1.      Pengaruh ekonomi terhadap munculnya gerakan sosial: Kapitalisme, Ekonomi Uang, Pajak, Kemiskinan structural, Ekonomi subsistem, Involusi Pertanian
2.      Pengaruh-Sosial Budaya terhadap munculnya gerakan sosial: Perubahan system patront and client relationship,  Budaya Feodalisme – Patriarkhi, Involusi Kebudayaan, Kemiskinan Struktural, Religio Mystisisme
3.      Konsep-konsep millenarianisme, mesianisme, nativisme dan Ratu Adil yang meliputi pengertian, contoh serta pengaruhnya terhadap munculnya gerakan sosial
a.       Sarup, Madan. 2007.
b.      Doyle, Johnson Paul. 1997 .
c.       Berry, John.B, et al. (ed). (1999). Poloma,
d.      Margaret M . (2004).
e.       Ritzer, George. And Goodman, Douglas J. 2008.
7
Teori-teori untuk menganalisis munculnya gerakan sosial
1.      collective behavior/collective action theories (1950s)
2.      relative deprivation theory (1960s)
3.      value-added theory (1960s)
4.      resource mobilization (1970s)
5.      frame analysis theory (1970s) (closely related to social constructionist theory)
6.      new social movement theory (1980s)
a.     Gandhi, Leela.
b.    Kartodirdjo, Sartono. 1984.
f.       Adas, Michael. Ratu Adil
f.       Ritzer, George. And Goodman, Douglas J. 2008.
g.      Sarup, Madan. 2007.
h.      Doyle, Johnson Paul. 1997.
i.        Berry, John.B, et al. (ed). (1999).
j.        Poloma, Margaret M . (2004).
8
UJIAN TENGAH SEMESTER

9
1.      Studi kasus gerakan-gerakan sosial petani pada masa kolonialisme di Indonesia
2.      Studi kasus gerakan-gerakan sosial petani di Indonesia  pada pasca kemerdekaan

a.       Sarup, Madan. 2007.
b.      Doyle, Johnson Paul. 1997.
c.       Berry, John.B, et al. (ed). (1999).
d.      Poloma, Margaret M . (2004)
e.       Ritzer, George. And Goodman, Douglas J. 2008.
10
Pola-pola gerakan sosial keagamaan :
1.      Munculnya seorang pelopor suci
2.      Berpusatnya pengikut-pengikut setia
3.      Tradisionalisme, pikiran revivalism, kebencian terhadap hal-hal yang berbau asing, reaksi terhadap westernisasi.
4.      Gerakan tarekat merupakan kampanye melawan sekularisasi dan penetrasi kekuasaan kaum kafir
5.      Konflik keagamaan berpadu dengan aspek duniawi, rasa tidak puas terhadap pajak, sumbangan ataupun kewajiban kerja bakti yang berlebihan.
6.      Studi Kasus gerakan sosial keagamaan
a.       Arsip Nasional. 1981.
b.      Breman, Jan. 1986.
c.       Fauzi, Noer. 2003.
d.      Hardiyanto, Barid. 2005.
e.       Kartodirdjo, Sartono. 1984.
f.       Shanin, Teodor. 1973.
g.      Wolf, Eric.R. 1985.
a.       Azis, Asmaeny. 2007.
b.      Fakih, Mansour. 1999.
c.       Gandhi, Leela.
d.      Hayat, Edi dan Surur, Miftahus. 2005.
e.       Lovenduski, Joni. 2008.
f.       Moghissi, Haideh. 2005.
g.      Tong, Rosemarie Putnam. 1998.
h.      Watkins, Susan Alice, et.al. 2007.
i.        Wiriaatmadja, Rochiati. 1981.
11
Pola-pola gerakan feminism
1.      Sejarah munculnya gerakan feminisme: Tahap I, Tahap II, Tahap III
2.      Mengkaji sejarah perjuangan kaum perempuan di Indonesia : R.A Kartini, Dewi Sartika, Tjut Nyak Dien, Dsb
Analisis kondisi- kondisi kontemporer tentang pergerakan kaum wanita di Indonesia

12
1.      Perkembangan revolusi Industri dan dampaknya terhadap lahirnya kelompok buruh
2.      Kehidupan sosial, ekonomi, budaya kaum buruh di Indonesia berdasarkan analisis historis dari masa kolonialisme Belanda sampai masa kontemporer
3.      Setting politik gerakan buruh di Indonesia termasuk analisis perkembangan undang-undang perburuhan di Indonesia
4.      Perkembangan gerakan buruh di Indonesia
5.      Studi kasus terhadap beberapa peristiwa gerakan buruh di Indonesia
a.       Gandhi, Leela.
b.      Jalil, Abdul. 2008.
c.       Ritzer, George. And Goodman, Douglas J. 2008.
d.      Soepomo, Imam. 1987.
e.       Sudjana, Eggi. 2005.
13
1.      Pola-pola gerakan pemuda/ mahasiswa berdasarkan tinjauan historis
2.      Study kasus tentang gerakan sosial yang dilakukan oleh mahasiswa
a.       Gandhi, Leela.
b.      Hoed, Benny. H (dkk). 2004.
c.       Kunarto, Drs. 1999.
d.      Ritzer, George. And Goodman, Douglas J. 2008.
14
Menulis Proposal Bertema Gerakan Sosial

15
Persentasi Proposal Bertema Gerakan Sosial

16
UJIAN AKHIR SEMESTER


Sumber Bacaan:
1.      Abdul Jalil. 2008. Teologi Buruh. Yogyakarta : LKiS
2.      Adas, Michael. Ratu Adil : Gerakan Millenarian Keagamaan Menentang Kolonialisme.
3.      Arsip Nasional. 1981. Laporan-laporan tentang Gerakan Protes di Jawa Pada Abad ke-XX. Jakarta.
4.      Azis, Asmaeny. 2007. Feminisme Profetik. Yogyakarta: Kreasi Wacana.
5.      Berry, John.B, et al. (ed). (1999). Psikologi Lintas Budaya : Riset dan Aplikasi. (dialihbahasakan oleh Edi Suhardono) . Jakarta: PT Gramedia.
6.      Breman, Jan. 1986. Penguasaan Tanah dan Tenaga Kerja (Jawa Di Masa Kolonial). Jakarta: LP3ES.
7.      Doyle, Johnson Paul. 1997 . Teori Sosilologi Klasik dan Modern Jilid I dan II. Jakarta. Gramedia Pustaka Utama
8.      Fauzi, Noer. 2003. Bersaksi Untuk Pembaharuan Agraria. Yogyakarta: Insist Press Printing.
9.      Fakih, Mansour. 1999. Analisis Gender dan Transformasi Sosial. Yogyakarta: Pustaka Belajar.
10.  Gandhi, Leela. . Teori Poskolonial : Upaya Meruntuhkan Hegemoni Barat. Yogyakarta : Penerbit Qalam.
11.  Hardiyanto, Barid. 2005. Perjuangan Perlawanan Menuntut Hak Atas Tanah. Yogyakarta: Kreasi Wacana.
12.  Hayat, Edi dan Surur, Miftahus. 2005. Perempuan Multikultural : Negosiasi dan Representasi. Jakarta : Desantara Utama.
13.  Hoed, Benny. H (dkk). 2004. Bahasa Negara Versus Bahasa Gerakan Mahasiswa. Jakarta: LIPI Press.
14.  Kartodirdjo, Sartono. 1984. Pemberontakan Petani Banten. 1988. Jakarta : Pustaka Jaya.
15.  Kartodirdja, Sartono. . Ratu Adil, Jakarta : PT Gramedia
16.  Korver, A.P.E. (1985). Sarikat Islam, Gerakan Ratu Adil?. Jakarta: Graffiti Press
17.  Kunarto, Drs. 1999. Tragedi Trisakti : merenungi Kritik Terhadap POLRI. Jakarta : PT Cipta Manunggal
18.  Laporan-laporan tentang Gerakan Protes di Jawa (1981). Jakarta: ArsipNasional.
19.  Lovenduski, Joni. 2008. Politik Berparas Perempuan. Jakarta : Penerbit Kanisius
20.  Moedjanto (1987). Konsep Kekuasaan Jawan dan Penerapannya oleh Raja-Raja Mataram. Yogyakarta: Kanisius
21.  Moghissi, Haideh. 2005. Feminisme dan Fundamentalisme Islam. Terjemah Oleh: M. Maufur. Yogyakarta: LkiS.
22.  Poloma, Margaret M . (2004) . Sosiologi Kontemporer. Dialihbahasakan oleh Tim Penerjemah YASOGAMA. Jakarta : PT RajaGrafindo Persada.
23.  _______________. 1993. Pendekatan Ilmu Sosial Dalam Metodologi Sejarah. Jakarta : PT Gramedia Pustaka Utama
24.  ________________ (1984). Ratu Adil. Jakarta: Sinar Harapan
25.  Ritzer, George. And Goodman, Douglas J. 2008. Teori Sosiologi. Terj. Jogyakarta: Kreasi Wacana.
26.  R. Moh Ali (1963) Pengantar Ilmu Sejarah Indonesia. Djakarta: Bhratara
27.  RZ. Leirissa, dkk. (1989). Sejarah Pemikiran tentang Sumpah Pemuda. Jakarta: Dep. P dan K
28.  Sarup, Madan. 2007. Posstrukturalisme dan Posmodernisme : Sebuah Pengantar Kritis. Yogyakarta : Jendela.
29.  Sartono Kartodirjdo (1993). Pendekatan Ilmu Social dalam Metodologi Sejarah. Jakarta: Gramedia.
30.  Shanin, Teodor. 1973. Peasants and Peasant Societies. London: Penguin Books.
31.  Siswono Yudohusodo (1985). Warga Baru: Kasus Cina di Indonesia. Yakarta: Yayasan Padamu Negeri
32.  Soepomo, Imam. 1987. Hukum Perburuhan : Bidang Hubungan Kerja. Jakarta: Djambatan
33.  ________________ (1969). “Struktur Social dari Masyarakat Tradicional dan Colonial” dalam Lembaran Sejarah No 4. Yogyakarta: Jur Sejarah Fak Sastra, UGM.
34.  Sudjana, Eggi. 2005. Nasib dan Perjuangan Buruh di Indonesia. Yogyakarta: Renaisan.
35.  Suhartono. (1994). Sejarah Pergerakan Nasional dari Budi Utomo sampai Proklamasi, 1908 – 1945. Yogyakarta: Pustaka Relajar.
36.  Tong, Rosemarie Putnam. 1998. Feminist Thought : Pengantar KOmprehensif Arus Utama Pemikiran Feminis. Yogyakarta: Jalasutra.
37.  Van Niel, Robert. (1984). Munculnya Elit Modern Indonesia. Terj Zahara Deliar Noer. Jakarta: Pustaka Jaya.
38.  Watkins, Susan Alice, et.al. 2007. Feminisme Untuk Pemula. Yogyakarta: Resist Book.
39.  Wiriaatmadja, Rochiati. 1981. Biografi Ibu Dewi Sartika. Jakarta : DepDikBud
40.  Wolf, Eric.R. 1985. Petani Suatu Tinjauan Antropologis. Jakarta : CV Rajawali.


Januari, 2015
Reka Seprina, M.Pd


No comments:

Post a Comment

GLOBALIZATION, INTERNATIONAL EDUCATION, AND COMPARATIVE EDUCATION

A.     PENDAHULUAN Pergeseran pola kehidupan Masyarakat global akibat adanya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi membuat Masyara...