Friday, 22 July 2016

Seloko Adat Melayu Jambi

SELOKO ADAT MELAYU JAMBI
   Ayam hitam terbang malam, Hinggap di rumpun pandan, Ngokok bunyinyo
     “ungkapan ini menyatakan praduga tidak bersalah terhadap seseorang yang tidak jelas kesalahannya”    (Hukum Adat).

     Alim sekitab cerdik secendikio, batino semalu jantan sasopan.
     “Ungkapan ini menyatakan kebersamaan  dalam kehidupan masyarakat “ (hokum Adat)

       Adat seadat ico pakai lain-lain
     “ungkapan ini menyatakan adat seadatnya , pemakaian lain-lain”(hokum Adat)

         Adat di isi, Lembago dituang
“ungkapan ini menyatakan kewajiban adat dalam perkawinan” (hokum adat )


       Ayam berinduk serai berumput
“ungkapan ini menyatakan masih mempunyai orang tua”

         Ayam berinduk banyak anak, serai berumpun banyak batang
“ungkapan ini menyatakan keluarga besar dari sesama”

         Alam nan barajo
“ ungkapan ini menyatakan struktur pimpinan rajo” (hokum adat)

         Anak bebapak
“ ungkapan ini menyatakan struktur kepemimpinan tingkat bapak “

Alam takluk kepado rajo
“ungkapan ini menyatakan takluk kepada khalik “ (hokum adat)

Anak takluk kepado bapak
“ungkapan  ini menyatakan takluk kepada bapak”

Alam sekato rajo
“ungkapan ini meyatakan berajo kepado khaliknyo”(hokum adat)

Anak sekato bapak
“ungkapan ini menyatakan berajo kepada pimpinan/bapak” (hokum adat)

Angin bertiup melambai daun ujan turun membasah putik.
“ungkapan ini menyatakan suatu kepastian yang menantikan “(hokum adat)

Anak bujang sulung menggerah tepaso sekali belum
“ungkapan ini menyatakan akil balik yang belum berpengalaman “( hokum adat)

Adat genting menanti putus, adat retak menanti pecah, adat biang menanti tebuk
“tanda akan terjadisesuatu yang buruk” (hukum adat)

Anak idak lagi sekato bapak, penakan idak lagi sekato pemamaknya
“ungkapan ini menyatakan perubahan status dalam keluarga akibat dari sebuah perkawinan “(hokum adat)

Arang abis besi binaso
“ungkapan ini menyatakan pekerjaan yang sia-sia “ (hokum adat)

Anjak baso ubah pakuo
“ungkapan ini menyatakan penyesuaian diri dalam rumah tangga (hukum adat)

Api padam puntung dak berasap
“ungkapan ini menyatakan selesai  acara tuntas”

Akal selilit tunjuk, umur baru setahunjagung, darah baru setampuk pinang
“ungkapan ini menyatakan kekurangan”

Ayam berinduk, serai berumpun
“ungkapan ini menyatakan segala sesuatu ada asalnya/asal-usul”

Ambil tuah pado nan menang , ambil contoh pada nan sudah
“Ungkapan ini menyatakan suri tauladan, yang dapat di contoh”

Aek keruh ikannnyo liar
“ungkapan ini menyatakan kesulitan dalam usaha “

Ado udang dibalik batu
“ungkapan ini menyatakan ada maksud lain”

Adat nan tidak lapuk dek ujan dek lakang dek panas
“ungkapan ini menyatakan adat sebenar adat “(hokum adat )

SUMBER : Dewan Kesenian Jambi

GLOBALIZATION, INTERNATIONAL EDUCATION, AND COMPARATIVE EDUCATION

A.     PENDAHULUAN Pergeseran pola kehidupan Masyarakat global akibat adanya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi membuat Masyara...